Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menyerahkan bantuan sosial (bansos) Presiden Republik Indonesia kepada para TKI yang dibongkar dan dipulangkan di wilayah Jabodetabek.

Bantuan Sosial Pemerintah, Rabu (17/6/2020) di East LEM DPP FSP Rumah LEM di kawasan Cakung Jakarta diterima secara simbolis oleh Federasi Metalurgi dan Mesin Elektronik (FSP LEM) dan Sidang Umum Presiden Indonesia (SPSI). -Menaker Ida mengatakan bahwa pengalihan bansos merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pekerja yang di-PHK atau di-PHK.

“Ini bantuan sembako yang dialokasikan Kementerian Sosial dan Kementerian Ketenagakerjaan. Salam Presiden,” kata Ida Fauziyah.

Sebanyak 223.213 paket sembako kemasan dari Presiden Bansos akan dikirimkan kepada satu pekerja / delapan pekerja / serikat pekerja di sekitar Jabodetabek. Ia mengatakan: “Ini simbol dari delapan SPs / SB penerima bansos pemerintah.” – Kedelapan SPs / SB penerima bansos pemerintah adalah Forum Serikat Pekerja (FSP) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI); FSP RTMM (tembakau, rokok, makanan dan minuman); FSP LEM (mesin logam dan elektronik); FSP FARKES (apotik dan tenaga reformasi); FSP PAR (pariwisata); FSP BPU (gedung dan pekerjaan umum); FSP TI (Perusahaan Angkutan Indonesia) Dan SP PAR YTKI (Yayasan Ketenagakerjaan Kementerian Pariwisata) – Menteri Ketenagakerjaan Ida berharap perusahaan akan mempekerjakan kembali pekerja yang telah di-PHK akibat Covid-19 saat situasi kembali normal atau kembali normal baru. -Namun, perusahaan tersebut harus menerapkan prosedur dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar pekerja dapat terus meningkatkan produktivitas dan melakukan kegiatan ekonomi secara aman dan sehat. Di area kerja. Selebihnya mengikuti protokol kesehatan, “kata Menaker Ida. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *