TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara memenuhi janji Presiden Joko Widodo untuk membanjiri korban di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. -Mensos mengunjungi warga korban longsor dan langsung memberikan bantuan asuransi jiwa (jadup) kepada 4.188 keluarga atau 12.403 jiwa senilai 3,72 miliar dollar AS. — “Ini seruan kepada masyarakat Sukajaya, khususnya di empat desa yang terkena longsor,” kata Ali, panggilan menteri tersebut.

Baca: Review Manajemen Covid-19 di Jawa Timur, Chokovi Minta Kepala Daerah Awasi Bansos

Mensos juga menjelaskan, beberapa hari pascabencana, dia ikut presiden dan masih ada Banyak daerah yang tertutup longsor.

“Kalaupun presiden ada di sini, saat itu hujan turun, jadi kami merasa sangat takut. Presiden dan beberapa menteri semuanya besar di sini. Saya bilang ayo kita berburu, cepatlah seperti itu”, Klarifikasi Progres Demokrasi Mantan anggota partai. Ingat peristiwa dari dua periode. Pepen Nazaruddin dan Komandan Brigade Krem 061 / Surya Kencana, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kementerian Sosial. TNI Agus Subiyanto .

Menteri Sosial menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bogor dan Danrem 061 yang telah membantunya memenuhi janji Presiden Joko Widodo.

Menteri Sosial juga mereview penelitian yang dilakukan Bupati Bogor terhadap daerah rawan bencana: “Saya kira sudah dilakukan studi komprehensif pada beberapa daerah rawan longsor.”

“Artinya Meski tidak mudah di lapangan, apakah kawasan ini masih layak untuk ditinggali, karena jika kawasan tersebut masih berpenghuni, atau bahkan dalam jumlah yang besar, hingga bencana alam terus memakan korban, bencana alam pasti akan terjadi di Indonesia, namun bila tidak ada penduduk Warga, kerugian, terutama korban jiwa, bisa diminimalisir. “Sosial.” Pada bulan Januari 2020, banjir dan longsor di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat menyebabkan hujan deras di 4 kecamatan (Kabupaten Nangong, Distrik Chigud, Kabupaten Suka Jaya dan Kabupaten Jasinga) di Kabupaten B. ogor.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *