//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Kabupaten Purwakarta Perdagangan dan Investasi Kelebihan Beras Hong Kong: Bukti Swasembada Beras | daftar s128_www.s1288.net_s1288 net

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kabupaten Purwakarta mencatat surplus beras 12.000 ton pada April di bawah ancaman penyakit korona yang menyebar ke seluruh wilayah. Pencapaian ini menunjukkan bahwa beras negara terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. -Agus Rachlan Suherlan, Direktur Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, menjelaskan kenaikan ini merupakan kerja keras para petani. Mereka akan terus mengoptimalkan potensi lahan melalui berbagai teknologi dan mekanisasi pertanian. “,” Kata Argus dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Selasa (21/4/2020).

Baca: Ini upaya Kementerian Pertanian untuk menstabilkan harga ayam

Di sisi lain Agus mengatakan petani di Kabupaten Purwakarta juga memanfaatkan potensi sumber air untuk menyuplai air ke sawahnya guna meningkatkan indeks pertanian (PI) sehingga rata-rata serapan air bulanan untuk panen dan produksi lebih besar dari perkiraan kebutuhan pangan. Ia mengatakan: ” Untuk kebutuhan konsumsi penduduk daerah (950.660 jiwa), diperkirakan kebutuhan beras sebulan hanya 7.100 ton. “Model pertanian ini sangat efektif,” kata Agus. Ia mengatakan: “Oleh karena itu kami optimis Kabupaten Puwakata akan memberikan kelebihan beras.” “Katanya.

Di tempat berbeda, Ketua Harian DPD HKTI Provinsi Jawa Barat Entang Sastraatmaja mengatakan, kelebihan Kabupaten Purwakarta sebaiknya dimanfaatkan untuk memajukan daerah lain. Entang mengatakan capaian tersebut bisa dijadikan realisasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menunggu Landasan Swasembada Beras Baca: Jokowi: Temukan Seseorang yang Bisa Untung dari Naiknya Harga Beras- “Semoga Prestasi ini Bisa Mencapai Swasembada Beras 3. Pertama, kita wujudkan Swasembada Beras 1984 Swasembada. Kedua, kami telah mencapai swasembada beras. Grace mengatakan: “Ada tanda-tanda swasembada 2009/2010 dan sekarang, dan akan ada tanda-tanda swasembada di tahun 2020. Oleh karena itu, ini adalah swasembada beras yang ketiga.”

Wujudkan swasembada. Beras Entang mengimbau pemerintah untuk mempertahankan hasil setinggi mungkin. Karena swasembada beras harus tercapai.

Baca: Jokowi Minta Menteri Perdagangan Cek Harga Pangan Lokal- “Di Sini Kita Perlu” Inovasi dan Teknologi. Kita harus mampu merangsang petani melalui kebijakan harga preferensial. Konsumsi beras juga harus bisa kita batasi untuk menggunakan surplus ini sebagai cadangan beras nasional. “(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *