Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah kembali mengingatkan gubernur negara bagian Indonesia untuk menerapkan kebijakan mencegah penyebaran dan penanganan kasus terkait COVID di lingkungan kerja wilayah masing-masing-19. Menda Ida di Jakarta, Kamis (19/3/2020), mengatakan, “Kepada Gubernur, kami menghimbau kepada perusahaan untuk bekerja keras mencegah penyebaran kasus terkait COVID-19 di lingkungan kerja.” Gubernur perlu mengambil langkah-langkah kebijakan, termasuk di antaranya. Mengawasi dan mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3); menyebarluaskan informasi, pembinaan dan pengawasan kepada seluruh organisasi dan pihak terkait di bidang ini.

Baca: Menanggapi merebaknya virus Corona, Menaker menangguhkan sementara pemukiman kembali TKI di luar negeri

Baca: Menaker Ida mengeluarkan surat edaran tentang perlindungan tenaga kerja dan kepentingan bisnis terkait COVID-19 Batasan – “Kami mewajibkan gubernur untuk mencatat dan melaporkan setiap kasus atau dugaan kasus COVID-19 di tempat kerja kepada instansi terkait, dan memerintahkan manajemen perusahaan untuk memprediksi penyebaran COVID-19 ke pekerja. / Bekerja dengan mengambil tindakan pencegahan,” Kata Menaker Ida.

Tindakan preventif antara lain memberikan pola hidup bersih dan sehat dengan memasukkan dalam rencana K3, pemberdayaan Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan optimalisasi fungsi pelayanan kesehatan kerja.

“Kami juga mendorong setiap pelaku bisnis yang bertanggung jawab untuk segera menyusun rencana persiapan dan bekerjasama dengan COVID -19 untuk meminimalisir risiko penyebaran di tempat kerja dan menjaga kelangsungan bisnis.” Kata Menaker Ida, keterangannya. Partai politik juga mewajibkan setiap pelaku bisnis yang bertanggung jawab untuk membimbing pekerja / pekerja melakukan tindakan pencegahan, seperti mendidik pekerja tentang COVID-19 (penyebab, gejala, penularan, dan pencegahan); menjaga kebersihan lingkungan kerja; dan di area kerja umum (seperti pintu masuk, lift, dll.) Toilet dan tempat lainnya) menyediakan fasilitas cuci tangan berupa air ledeng dan sabun cair atau hand sanitizer.

“Kami juga meminta kepada setiap pelaku bisnis yang bertanggung jawab untuk menyusun rencana persiapan bisnis. Ia mengatakan,“ Langkah ini terkait erat dengan upaya pencegahan penyebaran kasus COVID-19 di tempat kerja di tempat kerja. “Katanya, sesuai standar kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *