TRIBUNNEWS.COM – Sistem Pemisahan Lalu Lintas (TSS) Selat Sun Ta dan Selat Lombok resmi diluncurkan hari ini, Rabu (7 Januari 2020).

Berbagai langkah dan persiapan sebelum menerapkan TSS di dua selat Itu dilakukan oleh Kementerian Transportasi.

Sebelumnya, Administrasi Umum Kelautan mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Kelautan nomor: KP.531 / DJPL / 2020 dan KP.533 / DJPL / 2020 tentang Standar Operasional Prosedur (Sun Berdasarkan rencana isolasi lalu lintas Selat He dan Selat Lombok, patroli nasional dilakukan dalam lingkup penegakan hukum di bidang keselamatan jalan raya. TSS Selat Lombok

Menetapkan SK Dirjen Perhubungan Laut untuk melaksanakan IMO notice COLREG.2 / Circ.74 pada skema pemisah lalu lintas baru dan peraturan SN.1 / Circ.337 tentang tindakan rute selain perangkat pemisah lalu lintas pada 14 Juni 2011.

Organisasi Maritim Internasional telah mengadopsi peraturan ini dan akan dilakukan pada tahun 2020 Berlaku mulai 1 Juli 2016, dan melaksanakan Perintah Kementerian Perhubungan KM 129 sepanjang 130 kilometer pada tahun 2020; sistem jalan Selat Lombok dan Selat Sunta untuk memastikan penegakan kedua TSS tersebut.

Baca: Kementerian Perhubungan Bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk menggalakkan implementasi TSS dan Selat Lombok melalui SMS-telah digelar di Jakarta oleh Kepala Keamanan Laut dan Pasukan Relay Pantai (KPLP) Ahmad pada Rabu ( 1/7/2020) .

Ahmed menyampaikan bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kewajiban untuk memastikan navigasi yang lancar, aman, tertib dan nyaman agar transportasi dapat beroperasi dengan aman untuk kepentingan nasional dan internasional. Rencananya berjalan dengan lancar dan tertib.

Selain itu, TSS juga telah diaktifkan untuk meningkatkan efisiensi navigasi, mengurangi terjadinya kecelakaan kapal, serta melindungi lingkungan laut Selat Sunta dan Selat Lombok.

“Untuk pelanggaran Kapal yang berbahaya terkait prosedur transmisi TSS dan dapat menyebabkan kecelakaan di area TSS akan dikenakan sanksi penegakan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. “

Baca: Kementerian Perhubungan menyatakan tidak ada regulasi tentang pajak sepeda, tetapi hanya dari segi keselamatan. Selain itu, Ahmed dari kapal patroli nasional KPLP menjelaskan bahwa alur kapal yang diamati diduga melanggar TSS tersebut berdasarkan informasi dari VTS.

Selanjutnya, kapal patroli KPLP tersebut diduga melanggar alur TSS melalui radio Kapal dikomunikasikan untuk menginformasikan pelanggaran, sambil mengamati radar, AIS, chart dan GPS di kapal patroli nasional.

“Jika kapal yang diduga melanggar menanggapi panggilan tersebut, kapten patroli nasional PLP akan memeriksa kapal yang diduga melanggar Selama periode ini, jika kapal tidak menanggapi panggilan tersebut, itu adalah kapten tim patroli nasional. Dia menjelaskan: “Kapal KPLP akan melaporkan dan melaporkan kejadian tersebut kepada kapten pelabuhan setempat.” – Keputusan direktur eksekutif juga menetapkan bahwa Personil yang bertugas melakukan patroli dalam lingkup penegakan hukum di bidang pass security.Pangkalan PLP II telah mengarungi TSS Selat Lombok di Negara Bagian Tanjung Perak (Tanjung Perak), termasuk Selat Lombok dari utara Bali hingga selatan Samudera Hindia, dan sebaliknya Tentu saja gantung Kapal berbendera Indonesia dari Gili Trawangan dan / atau Lembar di Pulau Padangbai, begitu pula sebaliknya, dari Laut Bali bagian utara menuju Samudera Hindia bagian selatan, begitu pula sebaliknya. -Selain itu, dari Laut Utara Pulau Jawa hingga Laut Selatan kemudian ke pangkalan PLP I di India (termasuk Selat Jta) sewaktu-waktu, data TSS Departemen Keselamatan Jalan Selat Petugas Patroli Penegakan Hukum diberangkatkan oleh pangkalan PLP I Denver Pluk dari Merak ke Bakauheni, Kebalikannya juga terjadi; dari Laut Utara di Jawa hingga ke selatan Samudra Hindia, begitu pula sebaliknya; begitu pula sebaliknya untuk kapal-kapal berbendera asing. Saat ini, TSS telah diterapkan di Selat Sunta dan Selat Lombok, dan berbagai persiapan telah dilakukan oleh Keme.Sebelum penerapan TSS untuk Perhubungan darat, lalu lintas maritim dapat dilakukan dengan aman, lancar dan teratur untuk meningkatkan keselamatan navigasi dan melindungi lingkungan maritim dari dua selat “, Ahmed menyimpulkan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *