JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memastikan bahwa panen pertanian dipertahankan selama pandemi Covid-19.

Untuk mempercepat kecepatan pengembangan, Brigade Alcintan, sebagai manajer dan pengontrol penggunaan dan distribusi pertanian, dimaksimalkan. Memungkinkan petani untuk menggunakannya bersamaan dengan program pinjaman untuk meningkatkan produksi pertanian. -Syahrul Yasin Limpo (SYL), Menteri Pertanian, Mentan, mengatakan bahwa petani dipersilakan untuk menggunakan Alsintan yang disimpan di Kementerian Pertanian atau Kodim setempat. Petani hanya perlu mendaftar melalui kelompok tani di daerah masing-masing.

“Di Brigade Alcintan, ada berbagai alat pertanian modern, seperti traktor roda dua, traktor roda empat, pencangkok padi, pompa air, excavator atau backhoe. Semuanya dalam kondisi baik. Menurut Kementerian Pertanian Menurut menteri, Kementerian Pertanian telah menginstruksikan Kementerian Pertanian untuk membantu petani mencapai swasembada melalui penanaman. Mengenai mekanisme pinjaman, petani hanya perlu berkoordinasi dengan Distan atau Babinsa dan mengeluarkan permintaan pinjaman Alcintan melalui Axintai. Gabon (Gapoktan). “Mekanisme pinjaman adalah untuk menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas pinjaman tersebut. Silakan menulis surat melalui Gaboptan. Dia berkata: “Jika ada Axintan yang dijadwalkan, atau petani lain belum menggunakannya, itu dapat segera digunakan.”

Kementerian Pertanian juga berharap bahwa akan ada brigade Alcintan di setiap wilayah. Alasan mengapa Alcintan dipinjam dari Alcintan adalah karena ia memiliki banyak keuntungan. Penggunaan adalah yang terbesar.

Sawro Edhy, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, menambahkan bahwa Brigade Asin Dan itu didasari oleh ribuan Asin Dan yang tidak aktif (bahkan untuk Pemerintah Sintan menghabiskan banyak uang .— “Brigade ini adalah pengelola Alsintan agar dapat menggunakan pusat perbelanjaan dengan lebih efektif. Kami akan mengubah cara Anda mengelola Alsintan. Sarwo Edhy berkata:” Yang terbaik, kalau begitu Serahkan pengelolaan kepada brigade. ”-Arwo edhy mengatakan bahwa brigade alsintan merupakan tim yang mengawasi penggunaan alsintan setiap hari. Oleh karena itu alat tersebut dapat digunakan saat penanaman kembali. Untuk itu dibentuklah brigade agar tidak terjadi dormansi. Tanah dan hasil kerja terbaiknya, ”ucapnya.

Katanya, brigade akan memantau ada tidaknya altintan yang kurang optimal, kemudian memindahkan alat tersebut ke kelompok tani terdekat untuk bekerja 2 hektar (ha) sehari, 0,2 hektar dengan traktor manual yang harus diisi oleh petani dengan menggunakan mesin pertanian. Karena yang terjadi setelah registrasi perawatan, dia menyimpulkan traktor, lahan dan yang paling cocok untuk petani bisa optimal.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *