JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Miskin dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) mengatakan dari 74.953 desa, 50.939 desa sudah ) Bantuan tunai langsung dialokasikan. -Target maksimum Dana BLT Desa 5.400. 847 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) .

Dia mengatakan pada konferensi pers virtual yang diadakan di Jakarta, Jumat (29/5/2020): “Hingga 28 Mei, Dana BLT Desa telah menyalurkan Rp 3,24 miliar. Penerima adalah 5.400.847 KPM “. )

Menteri Gus menerima anggota keluarga yang tidak kurang dari 1.151.977 KPM di antara total penerima BLT, di antaranya termasuk dalam kategori keluarga miskin baru akibat hilangnya mata pencaharian, dan selanjutnya tidak kurang dari 232.768 KPM. Menderita penyakit kronis.

“Karenanya, karakteristik penerima BLT dari dana desa yang kami peroleh di lapangan adalah 3 karat. Pertama karena adanya kesalahan eksklusi, artinya tanpanya karakteristik kedua adalah hilangnya mata pencaharian, dan karakteristik ketiga adalah Keluarga yang anggota keluarganya menderita penyakit kronis kronis. ”Meski begitu, masih ada 26 daerah yang proporsi penduduknya nol atau tidak terisi. Dana Desa BLT.

“Persentase nol kira-kira berada di Papua. Karena kondisi komunikasi dan transportasi, apakah 26 daerah ini benar-benar nol? Mantan Ketua Panitia Pembangunan Demokrasi Jawa Timur ini mengatakan masih nol di 26 daerah / kota. Ini perlakuan khusus. Menteri Gus dengan tegas menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada desa yang sudah dialokasikan desa. Dana, tapi tidak akan mengalokasikan BLT ke BPM.

Ia mengatakan sanksi bisa ditunda pada tahap selanjutnya Bentuk pengalokasian dana desa hingga pengurangan dana desa, menurutnya ini bukan sanksi, melainkan apresiasi. Artinya desa sangat baik, walaupun keadaannya kecil, namun tetap ada.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *