JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Mampola) Zanuddin Amali mengobrol online dengan Jalan Widya Chandra III, rumah resmi Jakarta pada hari Sabtu, Dialog informal diadakan dengan Komarudin, Putri Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, dan Aero Sutan Aswar, seorang atlet jet ski nasional. 30/5/2020 September). Tema kegiatan ini adalah prestasi profesional ketika muda. Menpora berbincang dengan Putri Komarudin. Kali ini, Menpola mengajukan banyak pertanyaan kepada perwakilan rakyat. Mulai setiap hari, hingga akhirnya menjadi anggota Parlemen Indonesia.

“Selamat Idul Fitri, aku merasa menyesal secara fisik dan mental. Halo, putri, ceritanya akhirnya datang,” tanya Menbora. Sang putri menjawab pertanyaan ini. Dia berkata: “Sejak saat itu, dia masih remaja, sampai sekarang, dia telah terlibat dalam kegiatan sosial. Sampai sang putri akhirnya berpartisipasi dalam politik. ——” Terima kasih Tuan Menpola. Selamat Idulfitri dan minta maaf secara fisik dan mental. Saya anggota Komite Kesebelas Dewan Perwakilan Rakyat. Saya berpartisipasi dalam banyak kegiatan keluarga, jadi saya berpartisipasi dalam banyak kegiatan sosial. Sang putri menjelaskan bahwa dia telah mendapat banyak manfaat dari kegiatan sosial, dari interaksi langsung dengan masyarakat hingga dapat saling membantu. Menurutnya, ada banyak hal baik untuk dipelajari.

“Sangat menyenangkan bisa berinteraksi langsung dengan komunitas melalui kegiatan sosial dan saling membantu.” Lalu memasuki politik. Mendaftar sebagai kandidat legislatif dan berpartisipasi dalam pemilihan 2019. Dia berkata: “Kamu harus terus belajar banyak.” Mengenai situasi pandemi Covid-19 saat ini, sang putri mengundang penduduk negara untuk mematuhi perjanjian sanitasi. Dia meminta warga untuk tetap sehat, sering mencuci tangan, dan menghindari keramaian. Selanjutnya, Menpora berbicara dengan atlet jet ski nasional Aero Sutan Aswar. Aero mengajukan semua pertanyaan, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga memilih olahraga air.

“Terima kasih, ya, di beranda, ini hanya olahraga di rumah. Alasan saya memilih Jetski adalah karena saya belajar Jetski. Saya sering diundang bermain di pantai. Beberapa orang juga senang bermain pasir di pantai. Sampai akhirnya saya mulai berlatih jet ski, “kata atlet yang membuat Indonesia terkenal di panggung internasional. Aero menjelaskan bahwa dia berpartisipasi dalam banyak turnamen sejak dia masih kecil, sampai dia akhirnya merasa bahwa dia adalah seorang juara dan memenangkan penghargaan. Ada 12 pertandingan tahun lalu, tapi sekarang ada pandemi, jadi itu ditunda. Tetapi saya fokus pada balap Amerika karena masih banyak poin. Setiap kali saya bersaing, saya fokus pada diri saya sendiri. Karena perkelahian adalah hal yang sama. sulit. Anda harus bisa menahan rasa malas, terutama dalam permainan, agar tidak menjadi emosional “, jelas Aero. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *