Masyarakat Koperasi dan Departemen Usaha Kecil dan Menengah secara resmi meluncurkan dan meluncurkan rencana pengadaan di gerai tetangga untuk mempertahankan daya beli masyarakat untuk produk-produk UMKM sambil mempromosikan kepuasan masyarakat dengan kebutuhan sehari-hari selama pandemi COVID-19. Dia mengatakan bahwa dia sedang bekerja dengan Bulog dan sembilan kelompok makanan BUMN, termasuk RNI, Berdikari, Perindo, Perinus, PT, di Teten Masduki, sebuah perusahaan kecil dan menengah di Jakarta pada Kamis (9/4/2020). Garam, BGR, PPI, SHS, dan petani dalam rencana tersebut berfungsi sebagai kios atau gudang untuk koperasi UMKM. -Teten berharap bahwa melalui rencana ini, dimungkinkan untuk memastikan ketersediaan cadangan makanan pokok dan menjaga hubungan dekat dengan masyarakat, sambil memperkuat ekonomi pengusaha UMKM, terutama warung. Teten berkata.

Dia menambahkan bahwa tujuan dari rencana tersebut adalah fase pertama dari fase perumusan rencana dari April 2020 hingga Juni 2020, dan bahkan mungkin koperasi di masa depan, perusahaan kecil dan menengah dan masyarakat umum. Pada tahap awal, rencananya akan dilakukan di wilayah Jabodetabek, dan dalam dua minggu pertama bulan April 2020 di 3 kios (1 Depok, 2 Warpin Cilandak) dan 5 kios (2 SRC Cilandak, 1 Hara Pangan Kebayoran, 1 Makanan Mampang Hara), 1 Pondok Kelapa).

Kerjasama dengan perusahaan publik milik 9 cluster dianggap strategis karena mereka memiliki gudang di berbagai daerah di Indonesia. Proyek percontohan ini berhasil dan akan dilaksanakan di seluruh Indonesia. Produk-produk kios terdekat yang tersedia awal termasuk beras, telur, minyak, gula, sarden, kurma, dan tepung.

Teten bahkan akan menargetkan Progra di masa depan untuk menampung 30.000 kios terdaftar dengan harga yang wajar.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *