JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Munbola) Zainudin Amali mendorong setiap olahraga untuk mengembangkan kreativitasnya sendiri selama pandemi Covid-19. Secara langsung mengatur turnamen internal.

Jumat (7 Oktober 2020), Menteri Pemuda dan Olahraga mengatakan ini setelah menyaksikan final Kejuaraan Tunggal Putra PBSI di PBSI Pelatnas (berlokasi di Cipayung, Jakarta). Turnamen internal yang diselenggarakan oleh PBSI memang berbeda. Karena atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi tidak dapat secara langsung menyaksikan publik. diam. Tidak ada pendukung yang berteriak. Perangkat yang sesuai menjalankan protokol kesehatan. Meng Pola, yang melihat atlet berjuang di tempat kejadian, juga harus mematuhi peraturan kesehatan.

Siapa pun yang memasuki Cipayung Pelatnas harus memeriksa suhunya. Gunakan pembersih tangan pada masker wajah. Menpora juga menetapkan jarak untuk duduk dengan orang lain (termasuk Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto dan Manajer Pengembangan dan Pengiriman PBSI Susy Susanti). tangan. Menpora sangat berterima kasih atas prestasi masa depan para atlet dalam kompetisi ini. Karena itu, olahraga harus kreatif. Musim bulutangkis bisa (menyelenggarakan turnamen keluarga), tetapi yang lain tidak bisa. Namun, ia harus mematuhi perjanjian sanitasi. Nantinya, saya akan meneruskannya ke olahraga lain, terutama yang tanpa kontak fisik langsung. Mambola berkata: “Jika itu sepak bola atau bola basket, tidak seperti itu.” Menpora melanjutkan, setiap olahraga harus dipersiapkan untuk kejuaraan yang akan datang.

Untuk bersiap, saya pikir perlu untuk terus berlatih dan mengatur turnamen secara internal.

“Kita harus mempersiapkan Olimpiade di masa depan. Nah, para atlet ini harus berpartisipasi dalam kompetisi internal. Jadi mereka dapat membuktikan hasil pelatihan sejauh ini,” kata Menpora. “Saya pikir itu adalah tanggung jawabnya. Atlet Pelatnas Cipayung sudah ada di sana. Jangan bosan berjuang untuk kejuaraan masa depan, sama seperti Olimpiade nanti. Jika Anda masih memilikinya, tolong tingkatkan kinerja Anda. Pertahankan kekuatan Anda selama pandemi ini. Perjanjian kesehatan harus dilaksanakan. Bahkan jika saya berjanji untuk tinggal bersama mereka (atlet), saya akan sering datang ke sini, tapi itu sebelum (pandemi) Covid-19. Tetapi dengan Covid-19, saya takut, dan mereka takut. Mereka semua takut. Menteri Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Jenderal PBSI Achamd Budiharto sekali lagi menyatakan bahwa ia harus tetap sehat dan mematuhi kode kesehatan. Dia mengatakan PBSI akan terus menjadi kreatif. Dia menjelaskan bahwa kita akan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk masa depan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *