TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas otorisasi masyarakat dan melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, Kementerian Transportasi, melalui Administrasi Umum Kelautan kantor Unit Operasi Pelabuhan (UPP) Kelas III Lembang, melibatkan masyarakat sekitar dalam pelaksanaan padat karya di Kementerian Perhubungan Peran perencanaan jenis.

69 69 peserta padat karya termasuk staf kantor tiga tingkat UPP, PPNPM, mitra dan masyarakat di sekitar Pelabuhan Rembang berpartisipasi dalam kegiatan padat karya ini, tetapi pekerjaan implementasi terus memberikan prioritas dan memperhatikan prosedur sanitasi Untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Dimiyati, kepala kantor UPP Rembang III, mengatakan bahwa kegiatan padat karya ini diambil setelah nomor PM Menteri Perhubungan diumumkan. Dokumen No. 73 tahun 2018 tentang bagaimana menerapkan rencana padat karya di Kementerian Transportasi dan bagaimana menerapkan rencana padat karya di dalam Administrasi Umum Lingkungan Maritim sesuai dengan pemberitahuan dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut SE 15, 2020

“Hari ini, sebagai bagian dari arahan, setelah sholat subuh, kami menyelenggarakan kegiatan kerja yang solid untuk berpartisipasi dan memberdayakan masyarakat sekitar. Menurut Dimiyati, UPP Rembang bekerja,” kata Dimiyati.

Menurut Dimiyati, implementasi program padat karya di Kementerian Perhubungan adalah untuk menyediakan atau meningkatkan infrastruktur daerah dengan melibatkan masyarakat dalam suatu kegiatan tertentu. Tujuan kami adalah memperluas skala untuk meningkatkan wilayah tersebut. Zona sosial ekonomi. << Dengan melibatkan masyarakat dalam program padat karya, kami berharap dapat berkontribusi untuk meningkatkan infrastruktur, sambil membantu mengurangi pengangguran, untuk melakukan kegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat, dan tentu saja untuk menumbuhkan solidaritas, kerja sama timbal balik dan Kesadaran akan partisipasi masyarakat dalam rencana tersebut. Pemerintah, "kata Dimiyati.

Kegiatan padat karya di kantor Rembang UPP III termasuk mengecat pagar halaman pengirikan, memperbaiki lorong melalui kantor, dan membersihkan lingkungan di sekitar kantor dan halaman pengirikan. Di Miyati menyimpulkan: “Saya harap kegiatan padat karya ini dapat membawa manfaat terbesar bagi masyarakat di dekat kantor UPP III Rempbang, terutama dalam pandemi Covid-19 yang melanda kita semua.” (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *