Bandung Barat TRIBUNNEWS.COM-Direktorat Jenderal Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (Ditjen PPMD) atas nama Menteri Pembangunan Pedesaan dan Imigrasi (Mendes PDTT) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kabupaten Bandung, Desa Margalaksana, Kabupaten Cipeundeuy, Barat. — Taufik Madjid menjabat sebagai Direktur Jenderal PPMD ​​untuk menemani Menteri Koordinasi Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, ia juga mendampingi Menteri Sosial (Menos) Julia Batubara (Juliari Batubara) Dan gelar Gubernur Ridwan Kamil di Jawa Barat. Taufik Madjid mengapresiasi proses penyaluran bantuan langsung tunai (BLT). Desa ini menjadi tempat berteduh bagi ketiga desa kecil ini. “” Hasil review hari ini tentang implementasi distribusi Alhamdulillah di desa BLT baik. Bahkan bangga bahwa proses distribusi di BLT Village sejalan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Taufik berkata: “PDTT.”

Tahap pertama dari proses distribusi desa BLT adalah tiga kali lipat di desa Margalaksana. Tahap pertama adalah jam 09:00, tahap kedua adalah jam 12:00, dan tahap ketiga adalah jam 15:00 WIB .

“Distribusi desa ini sangat istimewa, perhatikan peraturan kebersihan yang berlaku. Mulai dari pengatur suhu, cuci tangan disediakan Cairan juga tergantung pada jarak yang sebenarnya, dan calon penerima BLT desa akan memakai topeng, “kata Taufik. Kemudian publikasikan dan tinjau kurangnya verifikasi akurasi data KTP dan KTP. Setelah itu, dia hanya menerima uang dari BLT Desa dengan jumlah bulanan Rp 600.000. “Katanya

” Ini adalah pernyataan penting dari Pak Menko PMK. Dia meminta untuk dialokasikan ke BLT Desa. Desa BLT di desa Margalaksana adalah contoh dari desa lain, “tambah Taufik untuk referensi. Per 27 Mei 2020, distribusi dana desa dari bantuan tunai langsung (BLT) telah mencapai 49.416 desa. Ini setara dengan 78% dari 63.613 desa yang menerima dana desa.

5.248.404 rumah tangga penduduk miskin yang menerima alokasi BLT dari dana desa, meningkat 256.379 KPM dari Selasa (BL 05/05/2020) .– – Nilai BLT DD dialokasikan Rp 3.149.042.400.000 Rp, naik dari Rp 153.827.400.000 dibandingkan dengan Selasa (26/5/2020). (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *