JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menaker Ida Fauziyah menyatakan terima kasih kepada petani, lembaga dan tokoh masyarakat lainnya, dan mereka mengusulkan kerja sama dalam bentuk mencari bantuan untuk membantu membangun gedung pelatihan masyarakat (BLK). -Jumlah BLK yang diusulkan untuk menciptakan komunitas melebihi kuota ini, menunjukkan bahwa masyarakat antusias dengan rencana pemerintah, khususnya rencana Kementerian Tenaga Kerja untuk mendorong penguatan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) senior Indonesia melalui pelatihan kejuruan di komunitas BLK.

“Proposal yang kami terima tahun ini melebihi jumlah 1.000 paket perangkat lunak dalam kuota BLK komunitas. Diantaranya, ada seleksi dokumen dan tahap verifikasi di tempat. Sisanya akan di undang-undang, kan? Proses ini adalah Gratis, “kata Iaker Menaker di Jakarta (18/6/2020).

Dalam hal ini, Departemen Tenaga Kerja mengeluarkan Surat Edaran No. 2/460 / HK.04.01 / VI / 2020 melalui Administrasi Umum Pelatihan dan Pengembangan Produktivitas (Binalattas), yang berisi poin-poin utama berikut: — -1. Menyerahkan proposal bantuan pemerintah untuk membangun gedung bengkel dan menyediakan peralatan pelatihan kejuruan untuk pusat pelatihan kejuruan masyarakat harus sesuai dengan nomor arahan teknis: 02/155 / LP.01.01 / IV / 2020/4/1 .

2. Gratis dan tanpa partisipasi pihak lain, langsung mengajukan proposal Direktur Jenderal Pelatihan dan Pengembangan Produktivitas.

3. Pembangunan pusat pelatihan komunitas pelatihan kelas dilakukan oleh penerima bantuan dalam pengelolaan mandiri / mandiri, dan tidak dapat menjadi pihak ketiga / disubkontrakkan ke pihak lain.

4. Tidak ada kekuatan kerjasama antara Manitoba dan pihak mana pun.

5. Mengenai poin 2 dan 3 di atas, kami merekomendasikan mereka yang menawarkan bantuan untuk menghindari “proposal kelompok atau kelompok tertentu yang berjanji untuk memberikan bantuan administratif dalam pengelolaan komunitas BLK untuk mencegah penipuan- “Saya berharap bantuan semacam ini dari komunitas BLK akan bermanfaat bagi masyarakat partisan dan sekitarnya yang membutuhkan keterampilan (skill), pembaruan keterampilan (rekualifikasi) atau peningkatan keterampilan (peningkatan),” kata Menaker Ida. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *