JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja telah membentuk Pos Komando Keagamaan (THR) untuk Tahun Keagamaan 2020.

Tidak hanya di pusat, tetapi juga di agen tenaga kerja di setiap provinsi, kantor permintaan THR telah didirikan di seluruh wilayah / kota di Indonesia.

Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menyatakan bahwa keberadaan stasiun pengaduan THR adalah bentuk kenyamanan pemerintah, sehingga pekerja dapat dibayar untuk hak-hak pekerja untuk mendapatkan THR sesuai dengan pengaturan yang ada. Dari 11 hingga 31 Mei 2020, pekerja / pengusaha dan majikan dapat menggunakan www.kemnaker.go.id selama jam kerja (WIB 08:00 – 15:30 WIB), “Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah Berbicara pada konferensi pers virtual yang diadakan di Kantor Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta pada Selasa (12/5/2020).

Menteri Ida menambahkan bahwa untuk menyederhanakan pelaksanaan sumbangan keagamaan THR pada tahun 2020, pos-pos keagamaan THR di wilayah tersebut bertanggung jawab untuk menerima Mengeluh, mengawasi pelaksanaan peraturan THR agama, dan menyediakan layanan konsultasi dan penegakan hukum sesuai dengan organisasi dan peraturan hukum.

Bahkan sekarang, Kementerian Tenaga Kerja masih membangun pekerjaan dan kemudian menerapkan pembayaran THR 2020 di pusat di wilayah tersebut. Tim penasehat dan penegak hukum sehingga implementasi SE THR dapat dilakukan secara tertib dan efisien, serta mencapai kesepakatan yang dapat memuaskan semua pihak, yaitu pekerja / pekerja dan kontraktor, katanya Menurut situasi darurat Covidi 19 Sangat penting untuk mempertahankan situasi yang menguntungkan di semua lini. “- Menda Ida mengatakan, Idul Fitri 1441 H, yang jatuh pada 24 Mei 2020, dan Covid-19 berdampak pada ekonomi dan kebijakan pemerintah akibat pandemi pada tahun-tahun sebelumnya.

Namun demikian, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan THR agama dalam keadaan darurat Covid-19 untuk memastikan kelangsungan bisnis dan mempertimbangkan M / 6 / HI.00.01 / V / 2020 oleh Menteri Tenaga Kerja mengenai implementasi agama Surat edaran donasi (SE) menunjukkan bahwa pekerja / pekerja perlu membayar THR keagamaan Ida Fauziyah menyatakan bahwa selama pandemi Covid-19, perusahaan mencapai kesepakatan pada THR 2020 yang akan memungkinkan para pihak (pekerja / pekerja dan (Majikan) puas. Dalam perusahaan, pengusaha harus menyediakan THR agama untuk satu bulan atau lebih layanan berkelanjutan. Dia berkata: “Saya mengingatkan Anda lagi bahwa THR agama adalah pendapatan non-upah, dan pengusaha harus membayar pendapatan non-upah ini kepada pekerja dalam 7 hari terakhir sebelum hari libur keagamaan.” Menteri Ida mengatakan bahwa pengawas ketenagakerjaan akan mendorong pengusaha dan pekerja. Dialog untuk para penjahat. Pembayaran THR keagamaan dilakukan sesuai dengan peraturan hukum dan ketentuan perusahaan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *