TRIBUNNEWS.COM-Menteri Urusan Sosial Juliari P. Batubara menghargai berbagai pendapat di masyarakat mengenai upaya pemerintah untuk mengatasi pengaruh Covid-19. Termasuk lembaga survei yang menggambarkan kinerja pemerintah selama pandemi.

Dalam penelitian yang bersangkutan oleh Menteri Sosial, agen investigasi Alvara Research melakukan survei. Dalam hasil survei, kami tahu bahwa kebanyakan orang puas dengan program bantuan sosial pemerintah.

Menurut hasil survei, masyarakat sangat puas dengan kinerja pemerintah dalam distribusi bantuan sosial, sebesar 56,2%. Julianli, Menteri Sosial, tidak terkejut dengan hasil penyelidikan ini, karena ia sejalan dengan fakta lokal, dan penyelidikan sebelumnya menunjukkan situasi yang sama.

“Hasil survei ini konsisten dengan fakta bahwa kami dapat langsung memverifikasi distribusi bantuan sosial ke KPM (keluarga penerima) di tempat kejadian. Hasil survei ini dan survei sebelumnya juga menunjukkan kepuasan KPMG dengan bantuan sosial Derajat, “kata Menteri Sosial. Julie Anri (Rabu) (15/07) .- Selama setiap kunjungan ke daerah, Menteri Sosial biasanya memulai dialog dengan KPMG. Selama diskusi, banyak kesaksian dari KPMG (KPM) menunjukkan sikap positif terhadap layanan. “Faktanya adalah bahwa pemerintah memberikan layanan kepada KPM, termasuk distribusi bantuan sosial. Kata Menteri Sosial Julianli.

Misalnya, PT Pos memberikan bantuan tunai (BST) langsung ke alamat KPM untuk lansia, pasien, atau penyandang cacat KPM. Menteri mengatakan: “Untuk memperluas jangkauan kami dan mempercepat pengembangan, kami juga meminta PT Pos untuk menambah tabel pembayaran dan menambah waktu layanan.”

Selain itu, hasil investigasi Alvara juga memperkuat penyelidikan MicroSave.

Pada bulan April tahun lalu, survei independen dari MicroSave Consulting Indonesia merilis bahwa 93% KPM puas dengan program bantuan sosial PKH.

94% puas dengan bantuan fasilitator PKH, 93% puas dengan kenyamanan mencapai lokasi pembayaran di Bansos, dan 94% puas dengan kemudahan melakukan transaksi alih-alih membayar ke Bansos. Melawan pandemi.

“Mari kita semua, pemerintah, komunitas, bisnis, termasuk media, bersama-sama menciptakan optimisme publik. Tuhan berkeinginan, melalui optimisme, negara ini dapat segera memenangkan perang melawan pandemi. Kita bisa segera bangun,” katanya Pernah. . (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *