Provinsi Riau TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) menyelenggarakan penanaman simultan di banyak daerah dengan lahan pertanian, seperti sawah dan perkebunan. -Syamsuar, gubernur provinsi Riau, mengatakan bahwa kegiatan penanaman ini mencakup penyediaan makanan dan hortikultura, termasuk beras, jagung, sayuran, buah-buahan dan sub-sektor pertanian lainnya seperti ubi jalar dan singkong. Penyemaian ini juga berfungsi sebagai bentuk yang diharapkan, karena peluang pengiriman terbatas, yang akan menyebabkan kenaikan harga. “” Ketika daerah lain memaksakan PSBB, aliran makanan dari daerah lain ke wilayah kami juga akan dibatasi, dan harga mungkin meningkat. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak usia muda, “kata Syamsuar, memberikan instruksi pada acara” Gerakan Pasokan Pangan Regional “di desa Kualau di Kabupaten Tambon, Tampa, Rabu (6/5) .- Syamsuar mengumumkan hingga Sekarang, pemerintah provinsi Riau telah mengatur metode penanaman sesuai dengan instruksi gubernur untuk semua bupati dan walikota Riau.Instruksi ini termasuk pekarangan penanaman yang menggabungkan produksi dan akses pasar, dan penggunaan industri penanaman. Dan ditanam di pot bunga atau kantong plastik. “Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan, agar harga pangan dan makanan stabil. “Kegiatan ekspansi akan berupa perluasan area penanaman, termasuk mencetak sawah baru, memulihkan sawah yang ditinggalkan, mengoptimalkan lahan, menggunakan lahan tidur dan lahan tidur di kantor-kantor pemerintah atau swasta,” katanya.

Menurut Syamsuar, langkah itu harus sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo tentang membuka lahan baru dan mengantisipasi kekeringan. Oleh karena itu, langkah selanjutnya didasarkan pada RTRW Provinsi Riau yang ditentukan pada 2018. Menurut model ini, model tata ruang Provinsi Riau mencapai 514.130 hektar.

“Kami juga ingin menunjukkan bahwa laporan layanan makanan skala gabah pada bulan April mencapai 9.246,4 hektar.” Dan produksi beras April-Juni mencapai 40435,1 ton. Saya juga harus menunjukkan bahwa tidak ada atau tidak ada pandemi Covid-19. Dia mengatakan bahwa kita tidak boleh berpuas diri, dan pertanian harus terus berkembang, tidak berhenti. Golentalo juga melakukan kampanye penanaman di banyak daerah. Mendesak petani dan masyarakat untuk menggunakan dan mengoptimalkan halaman tinggi.

Rumah dan tanah yang berpotensi kosong

Idris Rahim, Wakil Gubernur Negara Gorontalo, mengatakan bahwa area yang ditanami untuk meningkatkan inventaris yang ada meningkat, tetapi itu menjamin Pasokan makanan akan berada dalam posisi aman dan terkendali dalam tiga bulan ke depan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *