Peran fasilitator TRIBUNNEWS.COM-Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai pemimpin program sangat strategis dan mendorong integrasi KPM, dan dapat segera menjadi mandiri.

“Saya pikir atas nama Kementerian Sosial, peran rekan PKH sangat strategis dan masuk akal,” kata Menteri Sosial Juliari P Batubara, Senin (29/6) ketika memperkenalkan instruksi melalui konferensi video (Vicon) / 2020) Dibuka pada sesi pelatihan online P2H2 / FDS PKH BBPPKS Yogyakarta di ruang rapat Menteri Sosial Salamba, Jakarta. -Di Kota Vikon, Menteri Sosial mendampingi kepala Badan Penelitian dan Konsultasi Pendidikan Sosial Syahabuddin (BP3S), diikuti oleh 420 asisten PKH dari lokasi masing-masing.

Pada kesempatan ini, Juliari, Menteri Sosial, mengingatkan semua koordinator PKH untuk fokus pada upaya membantu keluarga dan mendidik kemandirian KPM. Selain itu, sahabat dilarang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dia berkata: “Saya ingin mengingatkan Anda bahwa pasangan Anda tidak akan memegang KKS dalam keadaan apa pun kecuali KPM tidak dapat atau tidak dapat menggunakan kartu.” -Terima kasih kepada PKH PKH Family Planning Conference (P2K2) / Family Development Conference (FDS) Diharapkan bahwa mentor akan dapat mendorong pencapaian tujuan yang ditetapkan sesuai dengan tujuan memperoleh diploma KPM PKH setiap tahun. Keluarga yang sukses.

“Saya meminta Kabadiklitpensos untuk mempelajari pengaturan Parameter Kelulusan KPM untuk menentukan tujuan kelulusan setiap tahun,” kata Juliari. Data baru juga akan meningkat.

“Pengumpulan data keluarga miskin baru perlu lebih berhati-hati sehingga rencana PKH dapat mencapai tujuannya, dan Pat Companion dapat membantu keluarga penerima manfaat menjadi lebih sejahtera dan lulus secara mandiri,” kata Julia Li.

Terima kasih untuk pelatihan P2K2 / FDS tahun ini, seharusnya dapat berjalan dengan lancar dan konten yang disediakan bermanfaat bagi semua kolega Anda. — Masukkan periode normal baru atau keadaan normal baru, sehingga mitra PKH dapat terus mempertahankan Prosedur operasi yang sehat saat melakukan tugas-tugas seperti mengenakan topeng, mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir, tidak menumpuk dan menjaga jarak tertentu.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *