TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menyambut baik penandatanganan Komite Kerja Keselamatan dan Kesehatan Nasional (DK3N) dan Forum QHSE (Kualitas, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan) atau Nota Kesepahaman yang lebih dikenal luas untuk membentuk Kesehatan Kerja dan Sistem Konstruksi Keselamatan Kerja Kementerian Lingkungan .– – “Kerja sama di bidang konstruksi harus dapat merangsang dan meningkatkan kesadaran di antara perusahaan konstruksi untuk menerapkan standar K3 dengan benar,” kata Ida Menaker dari kantor kementerian. , Jakarta, Departemen Sumber Daya Manusia, Selasa (25/2).

Baca: Pendidikan investasi penting untuk meningkatkan lapangan kerja

Ada mengatakan bahwa salah satu penyebab kecelakaan industri sejauh ini adalah industri konstruksi, sehingga semua pihak harus terus memberikan keselamatan kerja khusus untuk perusahaan-perusahaan di industri konstruksi Dengan kebersihan, jangan lupa untuk wiraswasta.

Anda menambahkan pentingnya mengadopsi metode K3 modern, terutama melalui aplikasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi perlindungan K3 bersama-sama dengan sistem perusahaan yang ada melalui perencanaan, pengukuran, penataan, dan integrasi. Dia menekankan: “Karena itu, sangat penting bagi industri untuk menerapkan sistem manajemen K3 atau SMK3. Pada prinsipnya, penerapan SMK3 adalah normatif, sehingga harus dihormati oleh perusahaan.”

– Dekat dengan keselamatan kerja seperti 1970 Ketentuan seperti UU No. 1 adalah pekerjaan pencegahan, jadi lebih banyak penekanan diberikan pada pencegahan. Tekankan pengenaan sanksi sehingga pegawai negeri yang melanggar keselamatan dan kesehatan kerja pejabat publik memiliki efek jera dan dapat diperbaiki di masa depan.

Baca: Menatap pengetatan obat-obatan industri di pasar dunia

Ada berkata: “Saya benar-benar berharap bahwa pekerjaan kami yang sebenarnya dapat membuat keselamatan dan kesehatan kerja menjadi budaya masyarakat, dengan demikian mengurangi dan menghindari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. “Selain itu, seperti dalam peraturan DK3 no 18, 2016, misi DK3N adalah untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Menteri Sumber Daya Manusia di bidang K3 – pada saat yang sama, mengambil tindakan. Iswandi Hari, manajer umum Binwasnaker & K3, mengatakan dalam laporannya bahwa penandatanganan nota kesepahaman antara DK3N dan Forum Konstruksi QHSE BUMN bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk seluruh perusahaan Indonesia.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *