Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil menangkap lima pencuri ikan asing milik perairan Republik Indonesia. Lindungi perairan dan lautan di wilayah Indonesia.

– Kami telah memikul semua tanggung jawab Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bahkan jika kami dilanda epidemi Covid-19, kami tidak ingin semua pihak mengambil keuntungan dari situasi ini, tetapi akan membayar harga tertentu untuk Eddie ( Edhy) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (4 November, 2020): “Ini adalah segalanya di negara kita, termasuk pidato Edhy dalam hal ini. Untuk alasan ini, Edhy menunjukkan bahwa ia meminta stafnya untuk mempertahankan Waspada untuk melakukan kegiatan pengawasan, dan harus lebih ditingkatkan.

“Alhamdulillah, direktur perikanan KKP telah menangkap lima kapal penangkap ikan asing,” kata Edhy.

Sepanjang hari (Sabtu 11/4) Kapa l KKP Pengawas Orca (KP) melakukan operasi pemantauan-dalam operasi ini, KP 01 Orca berhasil menangkap dua kapal penangkap ikan KM. BV 93128 dilengkapi dengan 65 GT dan KM BV 92474 TS yang mengibarkan bendera Vietnam di Beihaina Penangkapan ikan tuna dan pukat terbang berpasangan. Awak ABK Vietnam termasuk kapten dibawa ke tempat yang aman.

Kemudian, KP 02 Orca menangkap dua kapal, termasuk Sebuah perahu dan sebuah perahu pompa yang dilengkapi dengan alat penangkap ikan tuna (Tuna Handliner), dengan bendera Filipina di atas kapal -Sejak penangkapan dua kapal Filipina ini, 26 anggota awak termasuk kapten telah disimpan, semua orang Filipina Alien-Then, KP 04 Orca menangkap kapal penangkap ikan asing dan kapal andalan dengan 14 anggota awak di atas kapal, jadi dioperasikan. Selain lima kapal penangkap ikan asing, 40 anggota awak dan kapten terdiri dari enam orang Vietnam dan 34 orang. Terdiri dari orang Filipina.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *