TRIBUNNEWS.COM- Hidayat Nur Wahid, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Daerah Pemilihan Jakarta II, meminta pemerintah untuk tidak lupa dan terus melindungi warga negara Indonesia (WNI). Hari ini, Malaysia dan negara-negara lain di dunia dipengaruhi oleh kebijakan penguncian sebagian pemerintah atau perintah penjaga gerakan (MCO).

Pria ini juga Wakil Presiden Dewan Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam surat resmi kepada Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L Marsudi dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana pada Jumat (27/3/2020) Permintaan ini dibuat.

“Dia mengatakan dalam siaran pers di Jakarta pada Jumat (27/3/2020):” Banyak warga negara Indonesia yang terkena dampak kebijakan penyitaan penyitaan dan pemerintah harus memberi mereka perawatan dan perlindungan . -Hidayat, umumnya dikenal sebagai HNW, mengantarnya ke warga negara Malaysia berdasarkan keinginannya.Dia menunjukkan bahwa perwakilan pemerintah Indonesia di Malaysia dan di tempat lain menyarankan untuk segera mengambil setidaknya lima langkah.

Pertama-tama, pemerintah Indonesia, melalui Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia, memberikan bantuan dasar kepada warga negara Indonesia, terutama pekerja migran Indonesia, selama AGC. Atau bantuan keuangan.

Kedua, pemerintah Indonesia segera berkomunikasi dengan pemerintah Malaysia dan tidak mempertanyakan status hukum pekerja migran Indonesia (selama AGC) karena mereka menghadapi masalah yang sangat serius terkait dengan wabah dan kebutuhan dasarnya. Dia mengatakan bahwa karena prevalensi virus Covid 19, kesehatan pekerja migran telah menjadi doa “umum”.

Individu-individu yang bernilai tinggi terus mengatakan bahwa, ketiga, pemerintah Indonesia harus segera membentuk satuan tugas Koordinasi yang terkoordinasi19 untuk meminimalkan OLS dan epidemi bagi warga negara Indonesia (khususnya pekerja migran Indonesia) Pengaruh di Malaysia. Dia mengatakan: “Selain itu, gugus tugas juga harus memantau warga negara Indonesia Malaysia, yang dinyatakan positif Covid 19.” Berkomunikasi dengan pejabat Indonesia tentang epidemi Covid19.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *