Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dalam epidemi virus Covid-19 di Indonesia, kreativitas pemasaran produk dari banyak perusahaan kecil dan menengah sedang diuji. Salah satunya, juga dikenal sebagai media sosial di dunia maya. Produsen sambel kecil dan menengah khas Darmono (merek e’Sambelin) telah mengambil langkah yang sama. Darmon mengatakan bahwa sejak virus Covid-19 keluar, ia telah menggunakan media sosial untuk mempromosikan dan menjual produk Sambal yang unik. – “Alhamdulillah, minat konsumen masih tinggi,” kata Damon. Dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Senin (4/4/2020).

Baca: Sandiaga Uno mengaku diikat dan menerima tip 3M untuk memungkinkan orang Cina Usaha kecil bertahan selama pandemi korona – awalnya, saya Damon, dan pesanan Sambal sendiri datang dari komunitas teman. Setelah dari mulut ke mulut, pesanan Sambal dari komunitas lain datang. Darmon mengatakan: “Kuncinya terletak pada kreativitas, tidak hanya pemasaran, tetapi juga untuk memastikan kualitas produk.” Masalah rasa, saus khas e’Sambelin Cak’Mono juga memiliki berbagai rasa. Selain saus cabai biasa, ada botol 150 mm, serta varian ikan teri, pisang dan jagung rebus. . Harganya antara Rs 30.000 dan Rs 35.000. Sedangkan untuk rasa cumi, RP. 45.000 Damono berkata: “Reseller bisa mendapatkan uang kembali atau 5.000 rupee tunai.” Darmono menunjukkan bahwa ia mampu menghasilkan ratusan botol bir sambal per pesanan. Darmono mengatakan: “Banyak pesanan juga telah dimulai di Jakarta.” Membaca: Karena tips tentang webinar berbagi kata sandi untuk UKM selama pengemasan pandemi-masalah Corona, e’Sambelin sekarang juga dapat dengan mudah diperoleh dan praktis Kemasan plastik. Namun, ia akan terus memberikan prioritas pada elemen kesehatannya.

Di masa depan, e’Sambelin akan terus berinovasi untuk mengembangkan dalam hal kualitas produk, perubahan selera dan inovasi pemasaran. Darmono menyimpulkan: “Berkat inovasi, inovasi, keuletan, dan penggunaan media sosial yang sesungguhnya, epidemi Corona sebagai tempat pertemuan bagi UKM dapat membuat kemajuan di ruang kelas.” (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *