TribunWs.com – Menteri Manusia Ida Fauziyah mengatakan bahwa popularitas CVIV-19 mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk di sektor ketenagakerjaan. Atas dasar Departemen Tenaga Kerja, ditunjukkan bahwa sekitar 88% dari besar populer sekitar 88% telah dipengaruhi oleh hilangnya operasi Perusahaan .– – Menurut industri manufaktur IDA, kerugian ini umumnya dikurangi oleh Penjualan penjualan, menghasilkan pengurangan produksi. Sejak survei, informasi telah diperoleh, meskipun mengalami kerugian bisnis dan berkurangnya pengalaman volume produksi, sebagian besar perusahaan masih mempekerjakan pekerja mereka.

Kami akan mendaftar ke perusahaan, “Produsen Ida di BBPLK Bekasi Jawa Barat, pembukaan BBPLK BEKASI pada hari Kamis, 28/08/2021 ..

Dia mengatakan bahwa dampak dari popularitas besar, hanya 17,8% perusahaan yang mengandung hubungan, 25,6% perusahaan mengesahkan pekerja mereka dan 10% telah dilakukan pada saat yang sama Waktu. — Dalam upacara pembukaan PBK, Ida yang takut menyaksikan tanda tangan memo pemahaman Bebet Bekasi – perusahaan ke-12 terdiri dari PT. Berca Schindler, PT. Pekerjaan Indonesia; PT Arnott; PT Arnott; PT. Redio Raya sederhana; PT. Cisindo; PT Haeng Nam Sejahtera, Indonesia; PT. Indomarco Primatima Bekasi; PT Indonesia; PT. Hens Presch Indonesia; dan PT. Data Data Swami.

— Buli Hartawan berkata, General Manager Budi Hartaw, pembukaan panggung I PBK adalah 2021 salah satu tahap ke-5 dari fase pelatihan BEBPLK BEKASI.

Pada tahun 2021, ia memberi berpartisipasi dalam gawang dalam Bekasi Bekasi 2.080 peserta atau 130 paket. Dua dari 130 paket termasuk rencana teknisi ahli, dalam waktu 1200 jam, perusahaan adalah magang dalam waktu 3 bulan.

– Hanya membuka aktivitas PBK I, Manku Ida membuka masjid Amerika Sakinah Bekasi. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *