Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Zenudin Amali), didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Asisten Peningkatan Kinerja Chandra Bhakti, menerima Presiden Perbasi Danny Kosasih, Direktur Pelaksana dan Sekretaris Jenderal IBL Junas Miradiarsyah, Rabu (29/10). 7/10/2020) Sore harinya, Perbasi Nirmala Conference dilaksanakan di lantai 10 Kemenpora, Jakarta.Dalam konferensi tersebut, Perbasi mengabarkan dua hal yaitu, Indonesia bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia FIBA ​​2023 dan pembatalan Indonesia Indonesia Basketball League 2020 (IBL) . Usai menerima laporan tersebut, Menpora Indonesia dan Perbasi menggelar jumpa pers di Balai Kemenpora Jakarta.

Pada jumpa pers, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyatakan bahwa Per Brazil saat ini sedang mempersiapkan timnas basket Indonesia. Kejuaraan Bola Basket Asia 2021 dan Piala Dunia FIBA ​​2023. . Ia mengatakan: “Presiden Perbasi memberikan pengarahan kepada saya tentang persiapan Kejuaraan Bola Basket Asia 2021. Kejuaraan ini merupakan bagian dari persiapan kita untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023.-“ Tentu, kami berterima kasih kepada Perbasi karena telah mempersiapkan Olimpiade Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga menambahkan: Pada Kejuaraan FIBA ​​2023 ini, kami ingin timnas basket Indonesia tampil sebaik mungkin, bukan di tahap awal, tapi kami ingin mengambil langkah selanjutnya. .

Terkait IBL 2020, pada prinsipnya Menpora menyerahkan sepenuhnya tongkat estafet kepada Federasi dalam hal ini, dengan Perbasi dan IBL sebagai operator, “Kami menghormati keputusan direktur IBL yang membatalkan IBL 2020 karena Covid-19. Keadaan inilah yang menjadi kewenangan pemerintah federal, dan pemerintah tidak dapat mengintervensi dan memfasilitasi hanya sesuai dengan persyaratan federal .

Ketum Perbasi, Danny Kosasih, terima kasih Kementerian Pemuda dan Olahraga atas naturalisasi 3 pemain bola basket Dan bekerja keras, yakni Kimberly Pierre Louis, Lester Prosper dan Brandon Van Dorn Jawato, mereka harus bisa meraih kesuksesan untuk tim Rouge et Blanc. Dia berkata: “Pe Brazil mengungkapkan rasa terima kasihnya atas proses naturalisasi bola basket. Kami berharap ini menjadi tulang punggung timnas. “Seperti yang dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga, kami akan mempersiapkan tim semaksimal mungkin agar bisa meraih hasil terbaik,” kata Danny. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *