TRIBUNNEWS.COM-Di tengah pandemi Covid-19, koalisi parpol pendukung pemerintah akan terus mempertahankan kekuatannya untuk mendukung Presiden Joko Widodo melewati krisis.

Webinar “Global Economic Outlook” pada Selasa malam di Jakarta (6 Juni 2020).

Melalui pertemuan virtual dengan seluruh duta besar atau perwakilan duta besar negara sahabat atau organisasi internasional di Indonesia, Airlangga menyatakan bahwa pemerintahan koalisi saat ini melebihi 65%. -Partai di belakang presiden akan terus mempertahankan kekuatannya untuk bertahan dari krisis ini untuk mendukung Indonesia dan membuat situasi politik lebih stabil, daripada berlarut-larut selamanya. Yang terpenting adalah keselamatan rakyat Indonesia, dan yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan rakyat. Peran partai politik bagi saya adalah memastikan bahwa kebijakan pemerintah dan jaring pengaman sosial diterima oleh masyarakat. Santunan bansos untuk memperoleh daya beli. Menanggapi pertanyaan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, Ellanga mengatakan: “Kami menjamin stabilitas politik Indonesia selama periode ini.” Ia juga mengungkapkan optimismenya jika Indonesia dapat berjalan dengan baik. Melalui semua itu.

Selain itu, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, juga mempertanyakan rencana pemerintah untuk menerapkan hukum yang komprehensif. – “Undang-undang komprehensif saat ini sedang dibahas di parlemen. Airlanga berkata:” Pemerintah dan parlemen sedang bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini. “Dalam pertemuan tersebut, Menko Perekonomian juga menyampaikan bahwa pemerintahan saat ini akan mengantarkan era normal baru di Jakarta. Keputusan tersebut diambil setelah melihat data perkembangan Covid-19 di ibu kota yang sudah tidak mewabah di ibu kota. Pemerintah sendiri Siap merevitalisasi perekonomian nasional.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *