TRIBUNNEWS.COM-Di antara seluruh kementerian (K / L), Kementerian Sosial (Kemensos) patut bersyukur bisa meraih hasil penyerapan anggaran tertinggi.

“Layak Rp104 untuk realisasi tertinggi dari seluruh pagu anggaran K / L anggaran Kemensos. Rp.650,6 miliar atau 62,25% sudah tercapai,” Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengamati proses penyaluran bansos tunai Sabtu (4/7/2020) bertempat di BST (BST) di Desa Katapang Pasung dan Sekarwangi di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Tentu saja, kata Juliari, tingginya penyerapan anggaran adalah hasil dari percepatan kerja dan terobosan-terobosan yang memungkinkan dirinya menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kami percepat berbagai bentuk pembelian, termasuk bantuan sosial, modal dan properti. Juli Ali mengatakan:“ Akselerasi ini telah mengubah ekonomi massa di bawah kepemimpinan Presiden.

Mensos Juliari terus melakukan pengecekan pendistribusian BST di Kantor Pos Kota Bandung dan meminta KPM menerima penerima BST agar masyarakat dapat terus merasakan manfaat dari kesejahteraannya.

“Masyarakatnya banyak. Pelayanan bantuan, termasuk pemerintah pusat, provinsi, kabupaten / kota. Jika belum diterima, Anda harus menunggu. Zhuri Ali menambahkan. Jumlah penerima BST di Provinsi Simon diharapkan sebanyak 1.150.254 orang dengan total nilai Rp 2.070.457.200.000. Menteri Sosial Juliari menjelaskan: -Ada mitra internal dan koperasi untuk memajukan dan menerima pendidikan. 99.575 rumah tangga di Kota Bandung menerima Rp 179.235.000.000, dan Kota Bandung mencatat 70.069 rumah tangga menerima Rp 126.124.200.000. Publikasi sekolah dan RW, “kata Juliari.

Dalam pendistribusian BST dilakukan bersamaan, yaitu dilakukan bersamaan dengan pemutakhiran data, yang tidak hanya mempercepat tetapi juga meningkatkan akurasi positioning. Juliari mengatakan:” Saya Ini dianggap sama pentingnya, karena meningkatkan kepentingan pemasok dan penjual transportasi dan mengurangi proyek bantuan sosial dengan nilai yang sama. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *