BIAK TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melakukan pelayaran perdana kapal kargo KM melalui Kantor Otoritas Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) BIAK III. Tanto Lestari di Pelabuhan Biak, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Sebuah kargo milik PT diluncurkan. Serial mesra Tanto diproduksi oleh Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, di hadapan Presiden DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D. Ambrauw, Biak Numfor Fransisco Olla, Direktur Utama PT. Peter Nanlohy, Direktur Operasi PT Pelindo IV Biak Haryson. Jalur Tanto (Tanto Intim), Arfan Hani (Arfan Hani) dan banyak Pimpinan OPD di Biak (Biak).

Baca: Asosiasi Nelayan Ucapkan Selamat Penerapan Fasilitas Perizinan AIS, Kementerian Perhubungan- — Dalam acara tersebut, Ketua KSOP III Biak Oktovianus C. Karubaba mengumumkan keberadaan kapal kargo KM. PT memiliki Tanto Lestari. Jalur Tanto Intim Pelabuhan Biak merupakan terobosan baru yang bertujuan menjadikan Pelabuhan Biak sebagai titik transit berbagai kegiatan logistik.

“Kami berencana menggunakan pelabuhan Biak sebagai pusat kegiatan logistik kemudian dipindahkan ke wilayah lain di Papua,” jelas Karubaba dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Selasa (11 November 2020).

Menurut Karubaba, keberadaan PT. Tanto Intim Lin diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah Biak Numfor khususnya seluruh Pemerintah Daerah Papua, khususnya dalam percepatan distribusi barang dagangan dan logistik serta pembangunan ekonomi daerah. .

Baca: Minat warga dalam menggunakan angkutan umum memang lambat. Ini Strategi Kementerian Perhubungan untuk mengatasi strategi ini- “KM. TantoLestari berencana melakukan empat upaya selama sebulan, agar bisa menunjang kesehariannya dengan tepat. Dan aktivitas pengiriman barang, “kata Karubaba. “- Bersamaan dengan itu, Bupati Reak Biak Numfor Herry Ario Naap mengungkapkan rasa terima kasih dan terimakasihnya dalam sambutannya telah mengoperasikan kapal barang ini. PT. Tanto Intim Line melayani kargo Surabaya, Makassar, Biak Numfor, Manokwari dan Fakfak.

Herry meyakini dengan beroperasinya KM. Tanto Lestari harus mampu mendukung kegiatan logistik dan transportasi sehingga pengiriman barang menjadi Lebih mudah apalagi frekuensi pengiriman empat kali sebulan.

Menurutnya hal ini bisa berdampak positif terhadap harga barang. Kabupaten Biak Numfor dan kebutuhan pokok daerah. Seri, bahkan Papua.- — Heri juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Noum, Kosovo Juara III Biak serta PT. Pelindo IV dan PT. Tanto Intim Line Cabang Biak berkomitmen mendukung Pemda. Rencana kerja pengembangan transportasi dan ekonomi lokal .

Baca: Pelabuhan Patimban diharapkan beroperasi pada November 2020

“Terus saya tanya ke semua kepala dinas perhubungan seperti KSOP Kelas III Biak dan PT. Pihak terkait seperti Pelindo IV dapat mengkoordinasikan dan mengkoordinasikan perizinan untuk menyederhanakan proses akses, daripada mempersulitnya, tetapi harus selalu mematuhi hukum yang berlaku. Kapal kargo -KM diluncurkan. Di atas kepala bupati adalah Tanto Lestari yang mengenakan kerudung batik khas Papua kepada direktur operasional PT. Jalur Tanto Intim, Jalur Arfan Hani dan Kapten KM. Tanto Lestari, Yohanis Gatot.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *