TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan berhasil mengevakuasi empat (empat) nelayan melalui Pangkalan TNI AL dan Penjaga Pantai Kelas II (PLP) Tanjung Uban. Nelayan tersebut sudah dievakuasi pada Kamis (9/9/2020). Perairan Tanjung Berakit Laut Natuna (Tanjung Berakit Laut Natuna). Handry Sulfian (Handry Sulfian) menjelaskan, Pimpinan PLP II Tanjung Uban (Tanjung Uban) melalui Wakil Kepala Operasi Deddy Sirachman (Deddy Sirachman) mengerahkan KN. Kalimasdha-P.115 menerima laporan bahwa para nelayan terombang-ambing di tengah laut karena perahu mereka rusak akibat badai.

Baca: Kementerian Perhubungan Fasilitasi Pengalihan Kepentingan PT BSM CSC Kepada Keluarga Pelaut

“Empat Nelayan Ini Terganggu-Kambing Melaut Selama Tiga (Tiga) Hari Kemudian Ditangkap Kapal Seaways Yellowstone ditemukan dan diselamatkan. ”— Komandan WIB yang mengoperasikan KN Kalimasadha-P.115 mengungkapkan pada pukul 14.30 melakukan kontak radio dengan MT. Yellowstone Channel berangkat pada pukul 15.30. WIB dari Perairan Tanjung Berakit ke jangkar MT. Taman Nasional Yellowstone (Yellowstone Seaways) terletak di 01 ° 40’60”N / 104 ° 52’13”T .

Baca: Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan aturan keselamatan untuk pengendara sepeda, melarang mengemudi secara online di luar 2 sepeda – Selama proses pemindahan, empat orang nelayan yang karam dibawa ke KN Kalimasadha-P 115 dan dievakuasi ke daratan.

Handry menjelaskan, keempat nelayan tersebut tiba di PLP Tanjung Uban sekitar pukul 12.30 WIB, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pelabuhan untuk membawa keempat nelayan tersebut ke RSUD Busung Tanjung Uban untuk berobat. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *