TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menimbulkan efek domino pada berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi, terutama di sektor informal atau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Akibat pandemi tersebut, penjualan UMKM anjlok, sehingga mereka harus menyeret PHK ke sebagian besar karyawan, sementara beberapa kesulitan membayar pinjaman. , Pemerintah akan terus menggelar Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), salah satu item anggaran rencana tersebut antara lain “dukungan untuk UMKM.” Dengan membeli produk di e-commerce, kurangi penggunaan uang kertas yang sensitif terhadap bakteri dan jaga jarak dari uang kertas lain.

Selama ini masyarakat Indonesia telah banyak menggunakan platform digital. Dalam laporan e-commerce Redseer Indonesia, transaksi grosir elektronik diharapkan tumbuh 400% pada tahun 2020, sementara penjualan online produk kecantikan dan fesyen akan tumbuh hingga 80%. % Dan 40% dibandingkan dengan tahun lalu. Selama pandemi Covid-19, salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM adalah melakukan transformasi bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital. Namun, tidak mungkin beralih ke teknologi digital seperti ini. Sebab, ternyata karena kualitas produk, kapasitas produksi dan tingkat bisnis yang masih rendah, masih banyak UMKM yang belum mampu melakukan transaksi online terbaik. Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin mengatakan pada acara pembukaan acara “Upacara Peluncuran Program Diklat Pemasaran dan Digitalisasi Produk Halal UMKM” bahwa pemerintah mendorong penggunaan teknologi digital untuk menyampaikan program pemerintah dengan lebih cepat dan tepat serta menyediakan layanan pemerintah. pendampingan. Namun, menurutnya, teknologi digital juga menghadapi tantangan tersendiri dalam penerapannya, meski di sisi lain mendorong berkembangnya ekonomi dan jasa kreatif. Hal tersebut juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital guna mengembangkan ekonomi kelas menengah ke bawah guna meningkatkan produktivitas. Pneumonia koroner baru. Beberapa bisnis yang tidak mengalami penurunan pendapatan adalah bisnis yang menggunakan alat penjualan online untuk bisnisnya. Oleh karena itu, perlu semakin banyak pasar yang memberikan kemudahan bagi usaha kecil dan menengah, “ujarnya dalam video conference yang digelar di Jakarta, Selasa, 20 Oktober. DPR mengesahkan UU Cipta Kerja pada 5 Oktober 2020 (” Ciptaker Law). Menurut undang-undang, Kementerian Perlindungan Lingkungan Hidup dan koperasi akan mendapatkan sejumlah keuntungan, antara lain: izin tunggal untuk usaha mikro; insentif dan fasilitas untuk usaha besar dan menengah yang bekerja sama dengan usaha kecil dan menengah; dan promosi pengembangan dan pemberdayaan UKM Insentif finansial dan fiskal; produk / jasa UMK diutamakan dalam pengadaan produk dan jasa pemerintah; UMK menjalin kemitraan melalui fasilitas umum dan mempermudah pendirian koperasi serta penerapan prinsip syariah dalam koperasi. – tidak hanya Merupakan UMKM tradisional, dan pemerintah juga berharap dapat mendorong terbentuknya rantai UMKM Syariah yang dapat berperan dalam nilai halal global sehingga dapat memacu pertumbuhan usaha dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat tanah air. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut. Itu untuk mempermudah perizinan dan menekan biaya sertifikasi halal.

“Kita berharap industri halal Indonesia bisa menjadi partisipan kita sendiri nasional dan global. Saat ini kita masih produk halal. Di tahun 2018, produk makanan dan minuman halal Indonesia Pengeluarannya kira-kira US $ 214 milyar, jadi kita konsumen terbesar dibanding negara muslim lainnya. “Kata Wakil Presiden Maruf.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *