Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengajak generasi muda dari Persatuan Umat Islam (PUI) untuk menjadi garda terdepan penyebaran optimisme-penyebab pandemi Covid-19.

Karena antusias dan optimis informasi, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari ia harus menghadapi situasi pandemi yang masih melanda masyarakat dan menyemangati dirinya di tengah masyarakat. Dalam sambutannya Menteri Pemuda dan Olahraga RI sebenarnya menyampaikan pada Musyawarah Pemuda PUI ke-4 di Ruang Situasi Kemenpora di Jakarta mulai Selasa (10/10/2020). Menpola menyampaikan bahwa konferensi merupakan salah satu kegiatan sebuah organisasi.

“Terima kasih, penyelenggaraan konferensi merupakan puncak dari setiap kunjungan pimpinan. Perjalanan panjang PUI muda merupakan bukti sejarah. Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyampaikan:“ Bagaimana PUI dan PUI muda mendampingi negara tercinta perjalanan. Karenanya, kaum muda diajak untuk bersiap menghadapi tantangan ke depan. “Era sekarang ini harus dikuasai dan harus kompetitif.

” Anak muda adalah ahli waris negeri ini. Yang tersisa hanyalah kemerdekaan yang kita raih. Menurut saya ke depan, generasi muda kita, khususnya generasi muda PUI, harus menyelesaikan pekerjaan besar yang merupakan tantangan sekaligus harapan, ”ungkap Menteri Pemuda dan Olahraga RI. – Selain itu, Menpora Indonesia mencontohkan sekitar 24% penduduk Indonesia. Itu adalah generasi muda, yaitu generasi muda. Ini adalah potensi yang sangat besar dan perlu dipersiapkan.

“Jika tidak dikelola dengan baik, maka potensi ini tidak akan bagus. Oleh karena itu, PUI muda memiliki kewajiban untuk mempersiapkan agar generasi muda dapat terus berperan sebagai pemimpin di dalam organisasi dan di seluruh nusantara, ”terangnya. — Oleh karena itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyampaikan bahwa dirinya mendorong generasi muda tanah air. Orang-orang memberikan permainan penuh untuk kreativitas, inovasi, kemandirian dan daya saing. “Di masa depan, kami menghadapi tantangan. Kami adalah salah satu negara yang menerima dividen demografis. Kami akan hadapi jika kami tidak siap untuk generasi muda, saya khawatir kami akan menjadi penonton dalam situasi ini. Oleh karena itu, saya meminta generasi muda kita untuk cukup siap menghadapi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dijelaskannya. Musyawarah Pemuda PUI ke-4 merupakan hal yang sangat lumrah dalam proses pengurusannya. Rencana saya tepat. Dalam setiap pertemuan mohon tetap jaga kecenderungan. Untuk menjaga kekeluargaan, Pemuda PUI harus menjadi garda terdepan dalam pemecahan masalah. Dan doronglah negara ini untuk maju. Komunitas Menpora di Indonesia menambahkan. “Pak Menpora, terima kasih atas kecerdasan dan nasehatnya yang luar biasa. Untuk itu terima kasih. Kemenpora peduli dengan generasi muda dan olahraga ke depannya, ”ujarnya. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *