TRIBUNNEWS.COM-Badan Pemeriksa Keuangan merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2019. Alhasil, KLHK kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). — Artinya KLHK telah mencatat sejarah sebanyak tiga kali berturut-turut dan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meraih prestasi yang sama pada laporan keuangan 2006. 2017 dan 2018. Staf Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berupaya menjaga ketertiban dan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan negara.

Anggota IV BPK-RI langsung meneruskan opini WTP Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Selasa (21/7/2020), ia menjabat sebagai Kepala Audit Bidang Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Isma Yatun (- – 21 Juli 2020).

“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada Menteri. Siti dan Presiden Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berhasil mempertahankan opini WTP,” kata Isma.

BPK mencontohkan kualitas laporan keuangan ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. BPK-RI mengaudit laporan keuangannya setahun sekali, dengan tujuan untuk memberikan opini atas penyajian laporan keuangan secara wajar.

Pendapat tersebut merupakan pernyataan profesional BPK-RI atas kewajaran informasi yang dimuat dalam laporan keuangan. . Hal ini tidak mudah didapat, harus ada sistem akuntansi yang baik, komitmen yang kuat terhadap kepemimpinan, dan personel pengelola keuangan yang kompeten dan jujur. Isma mengatakan: “Terima kasih Menteri Siti dan jajarannya atas komitmen transparansi dan akuntabilitas. ———— Baca: Pengembangan pariwisata Taman Nasional Pulau Rinca akan bekerjasama dengan KLHK ——- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak awal KLHK dan BPK-RI telah berpartisipasi dan bekerja sama untuk mencapai proses review yang sehat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *