TRIBUNNEWS.COM-Pada Minggu (9 Juni 2020), video klip politikus Marwan Dasopang tersebar luas di media sosial. Anggota Komite Kedelapan mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar Juliari P. Batubara, Menteri Sosial, menerima penghargaan tersebut. -Marwan mengatakan, kinerja Mensos Juliari dapat mencegah terjadinya chaos (huru hara) di Indonesia. Mawan mengucapkan selamat kepada Juliari, Menteri Sosial, atas keberaniannya melanjutkan misi negara untuk mengatasi dampak sosial dari pandemi. Pengamat mengatakan, pandemi bisa berujung chaos Bacaan: Peluncuran Rice Bansos, Menteri Sosial menggarisbawahi dua aspek kunci keberhasilan program BSB: “Dari kisruh sosial bisa menjalar ke isu keselamatan. Dan itu merembet ke politik. Tapi ternyata wakil dari Sumbar berkata: “Nubuatan itu belum terkonfirmasi. Oleh karena itu, tugas berat Pak Julianli dan tim ini terselesaikan. Pengamat belum bisa dikonfirmasi, kekacauan telah berlalu (tidak terjadi). “-Saat ini, meski chaos belum terkonfirmasi, dia yakin masalah social chaos sudah diabaikan.” Sekarang dia sudah memasuki tahap pembangunan ekonomi. Tapi urusan sosial telah berakhir. Karena itu, saya setuju dengan Pak Bukhori (anggota Komite Ketujuh). Partai Pekerja Kurdi), selain Komite Kedelapan, saya sarankan (mengabulkan) Presiden harus benar-benar memberikan penghargaan kepada Pak Yuliari. Katanya. Baca: Naik hampir 50%. Panitia Kedelapan menyetujui anggaran Kementerian Sosial sebesar Rp 92,817 miliar untuk tahun anggaran 2021. Mamawan tak memungkiri masih ada satu atau dua orang di bidang ini yang merasa pelayanannya kurang cepat. Bantuannya tidak cukup tepat. “Ini biasa terjadi di bidang ini. Karena itu, Pak Juliari sudah merespon rencana kerja dan anggaran 2021 tersebut. Karena ketidaktepatan datanya, termasuk rumitnya pemberian bansos, saya dapat jawabannya di sini. Anggarannya Rp 1 triliun “, – katanya. -Pernyataan Marwan disampaikan pada Rapat Kerja (Raker) Mensos Juliari, dan Itu merupakan bagian dari Panitia VIII DPR RI (3/9/2020) .Komite Kedelapan mengapresiasi kinerja Kemensos, termasuk prestasi gemilang dalam anggaran yang terus meningkat.Mereka juga mengapresiasi capaian Kementerian Sosial, Badan Pemeriksa Keuangan ( Bukti Tidak Memenuhi Syarat (WTP) BPK adalah bukti. -RI menyetujui usulan anggaran Kementerian Sosial untuk tahun anggaran 2021 sebesar Rp 928,17 Miliar. Anggaran tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 3.079,3 Miliar, lebih tinggi dari jumlah indikatif maksimal tahun anggaran 2020 Rp 6.202,4 Miliar naik 49,65%. -Mensos mengucapkan terima kasih kepada Panitia Kedelapan atas dukungannya. Dikatakannya ada tiga pertimbangan yang bisa mendorong masyarakat untuk bersiap menghadapi latihan di tahun 2021. Pertama, kejadian dan trend bencana cenderung meningkat, sehingga , Perlu dibarengi dengan upaya penguatan persiapan.

“Kemudian pada tahun 2021, di tahun pemulihan ekonomi, dibutuhkan pemberdayaan sosial dan upaya padat karya. Akhirnya, karena anggaran telah menyesuaikan kembali pengelolaan Covid-19, maka pengembangan target yang ditunda pada tahun 2020 perlu diupayakan. Dinyatakan (*).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *