TRIBUNNEWS.COM, ACeh TAMIANG-Dalam masa adaptasi dengan kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan kembali mengembangkan keterampilan masyarakat melalui Balai Latihan Kerja Kejuruan (BLK) Banda Aceh. Diklat berbasis ketrampilan yang dilakukan melalui Skills Development Center (Teguh Sulistiyono, Direktur Utama BLK Banda Aceh) menyatakan bahwa tujuan diadakannya TCS adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan profesional, produktivitas, kedisiplinan dan etika profesi peserta, tergantung pada kemampuannya. Dan profesionalisme. Tingkat dan kualifikasi posisi atau pekerjaan. – “Dari pelatihan hingga ketenagakerjaan, targetnya adalah para pencari kerja (desainer) dan penyandang disabilitas di lingkungan Achimian, dengan tujuan membangun wirausaha dan hubungan kerja yang baru,” kata Tegu. Lokasi: Ceh Tamiang Setdakab (Ceh Tamiang Setdakab), Provinsi Aceh, Selasa (11/8/2020).

Degu mengumumkan bahwa SDC merupakan kerjasama antara Pemda Aceh Banda Aceh BLK amiang , Pertamina Rantau dan NGO Boemi akan melaksanakan 8 modul pelatihan.

8 modul pelatihan ini dibagi menjadi layanan sepeda motor dan prosedur pengelasan manufaktur (masing-masing 2 paket program) dan kantor aktual, layanan pelanggan, pemrosesan pertanian, dan mesin jahit. 1 set.

Teguh mengatakan: “Peserta yang ingin mengikuti diklat dapat meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan profesionalnya sesuai jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaannya.”

Bupati Tamiang Mursil (Bupati Tamiang Mursil) Pada acara pembukaan pelatihan DDC, disebutkan bahwa masuknya 32 penyandang disabilitas dalam rencana layanan sepeda motor DDC ini sejalan dengan komitmen pemerintah BLK Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Taming. -Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan bertanggung jawab.

“Tidak terkecuali penyandang disabilitas. Nanti mereka bisa mendapatkan penghasilan lewat tenaga kerja atau wirausaha mandiri,” ujarnya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *