TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-Guna mewujudkan keselamatan navigasi, Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Angkutan Laut terus melakukan langkah-langkah korektif, termasuk membangun infrastruktur pelabuhan serta menyempurnakan regulasi keselamatan dan keselamatan angkutan laut. Yang saat ini sedang dipersiapkan adalah draf SK Menteri Perhubungan yang mengatur tentang perbaikan saluran air Pelabuhan Tatuer dan Pelabuhan Dubbo di Provinsi Maluku.

Saat ini, prosedur pelabuhan untuk menentukan kedua saluran air tersebut telah memasuki tahap ketiga, tahap terakhir, yaitu tahap sebelumnya, yaitu tahap persiapan manajemen teknis dan tahap pelaksanaan investigasi.

Untuk itu, berbagai upaya penyempurnaan rancangan peraturan menteri terus dilakukan, salah satunya dengan mengadakan forum diskusi kelompok kecil (FGD) untuk mendapatkan pendapat dari seluruh pemangku kepentingan terkait. Begini caranya: pada pembukaan diskusi panel pada Rabu (21/10/2020) tentang penentuan jalur angkutan pelabuhan Tual dan Dobo di Bogor, Direktur Navigasi Hengki Angkasawan menyampaikan hal tersebut. Kondisi di Provinsi Maluku dibagi dengan jumlah pulau yang tersebar, sehingga dibutuhkan pelabuhan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, selain juga memenuhi kebutuhan angkutan dan kargo.

Misal, di Provinsi Maluku terdapat dua pelabuhan, yaitu Pelabuhan Thar dan Pelabuhan Dupo yang merupakan pelabuhan penting yang melayani penduduk kawasan timur Indonesia.

Wilayah Thar mencakup 66 pulau, dengan 53 pulau tak berpenghuni dan 13 pulau tak berpenghuni terdaftar secara rinci. Biasanya tidak ada penduduk yang tinggal di pulau itu, sehingga menjadi persinggahan kapal atau perkebunan.

“Pada saat yang sama, Pelabuhan Tulu merupakan pusat dari Kepulauan Kiy, dan Provinsi Maluku merupakan salah satu pelabuhan yang paling sering digunakan. Hengki mengatakan:“ Ini merupakan titik bongkar muat kargo dan penumpang di Tual.

Selain itu, keberadaan terminal pelabuhan Tual juga turut mendukung perkembangan mobilitas barang dan jasa. Di Indonesia bagian timur, banyak kapal barang yang digunakan dengan banyak kapal darat (kapal Perni), kapal kontainer dan kapal asing. Pelabuhan feri dapat dicapai melalui rute Tual-Dobo. Henji mengatakan: “Tual-Saumlaki-Tepa dijadwalkan dua kali sebulan.” Pada saat yang sama, Pelabuhan Dobo merupakan ibu kota Bupati Kepulauan Aru di Provinsi Maluku. Kota Dobo terkenal sebagai penghasil mutiara berkualitas tinggi dan memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar, seperti ikan, lobster, teripang, rumput laut, dll. Dobo juga dikenal sebagai salah satu gudang ikan terbesar di Indonesia di Indonesia. Perairan Alafara.

“Saat ini, pergerakan gelombang laut (baik transportasi regional maupun lokal) dilayani oleh Pelabuhan Dubo. Pelabuhan tersebut telah masuk dalam Rencana Jalan Tol Maritim, dan hingga 20.000 penumpang akan naik dan turun di Pelabuhan Dobo setiap tahun saat bongkar muat Volume mencapai 1.500 ton. Groundbreaking operasi angkutan laut dan tol harus dilakukan secara terintegrasi, serta koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga harus berperan. Hengki mengatakan: “Dengan begitu bisa dimaksimalkan. Tingkatkan hasil. Oleh karena itu, saat ini guna menjamin keselamatan dan keamanan serta kelancaran arus barang dan penumpang di wilayah Maluku, Kementerian Perhubungan akan menetapkan draf Keputusan Menteri Perhubungan melalui Administrasi Umum Angkutan Laut, yang menyangkut pembentukan angkutan Pelabuhan Tatuer dan Pelabuhan Dupo. Jalur. Menteri Perhubungan mengatakan, pihaknya berharap terwujudnya keteraturan, mobilitas dan keselamatan transportasi laut di pelabuhan untuk mendukung perekonomian kawasan timur Indonesia. Hengki menyimpulkan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *