Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menerima kunjungan kehormatan (courtesy visit) dari Duta Besar LBBP Qatar untuk Indonesia Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat.

Dalam kunjungan kehormatan kali ini, Menaker Ida Fauziyah menyatakan siap mempersiapkan kerja sama manajemen ketenagakerjaan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Qatar dalam tata kelola pemukiman kembali dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

“Kerja sama kerja bilateral khususnya di Qatar harus disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (PPMI),” kata Menaker Ida. -Penaker Ida juga meminta pemerintah Qatar untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja Indonesia yang bekerja di Qatar. Ia mengatakan: “Kami berharap kaji ulang Qatar atas regulasi buruh migran akan memperkuat perlindungan dan memberikan kesempatan kerja bagi buruh migran Indonesia di sana di sektor formal.” PMI, khususnya pekerja terampil, akan dimasukkan dalam kerangka Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam.

“Tidak hanya tenaga terampil Piala Dunia, kami berharap pemerintah Qatar juga memberikan kesempatan kerja bagi lulusan BLK, termasuk Ida Fauziyah, didampingi Departemen Kerjasama Internasional Departemen Sumber Daya Manusia (Innah Anggoro Putri), mengatakan:“ BLK Komunitas.

Pada saat yang sama, Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti, Duta Besar LBBP Qatar untuk Indonesia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kedua belah pihak atas kerjasamanya, khususnya di bidang kerja sama ketenagakerjaan dengan pemerintah Indonesia.

“Diskusi seperti ini pasti akan menjadi Pertanyaan, kata Duta Besar Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti.

Sementara itu, Indah Anggoro Putri menambahkan etiket himbauan ini akan dilakukan setelah pertemuan virtual antara Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Tenaga Kerja Qatar pekan depan. .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *