TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, melalui pangkalan PLP di Tanjung Uban, turut membantu mempertahankan dan menyelamatkan kapal asing berbendera Tiongkok yang kandas kemarin di perairan Takong, Kepulauan Riau (5/11). .

Menurut Tanjung Uban, Kepala Pangkalan PLP. Kapal portable belerang yang tewas adalah Lu Rongyuanyu 988 yang kandas di posisi Gps 01-06-669 N / 103-41-290 E di perairan Takong, Kepulauan Riau. Lu Rongyuan 988 berangkat dari China menuju Argentina Kapal singgah di Singapura untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Kapal tersebut terdiri dari 19 ABK, termasuk 3 (3) WNI dan 16 WN China. Kata Handley.

Menurut Capt Handry Sulfian (Capt Handry Sulfian), tim patroli PLP Tanjung Uban menemukan jenazah Lu Rongyuanyu 988 pada Kamis malam (5/11). “Katanya.

Untuk memastikan terjadinya kejadian ini, pihaknya segera memerintahkan kapal patroli KN Rantos P 210 untuk melakukan pemeriksaan di darat kapal.” KN. Lantos langsung berangkat malam itu juga dan langsung mengecek lokasi kapal yang karam. “Pangkalan PLP Tanjung Uban lewat KN Rantos juga langsung berkoordinasi dengan VTS Batam di kanal 16 dan 84 via radio VHF untuk memastikan lokasi kapal yang terdampar,” ujarnya.

Menurut Capt Handry, tim pemeriksa KN.Rantos P.210 itu langsung diturunkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil investigasi di lokasi kejadian, Kapal Nelayan Lu Rongyuan 988 terdampar di perairan Takong 01-06-669 N / 103-41-290 BT, dan informasi kontaknya berada di sekitar perairan Nipah sempet yang dilindungi oleh petugas Kuomintang. Lantos. “Sekitar pukul 10 pagi waktu setempat Jumat sore (6/11) lalu, Lu Rongyuan Yu 988 akhirnya lolos dari grounding dan bisa melanjutkan berlayar ke Argentina,” tutup bengkel kapten.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *