TRIBUNNEWS.COM-Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Dinas Kependudukan dan Kewarganegaraan Kementerian Dalam Negeri, memuji perkembangan data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) petani pemberian subsidi kepada benih dan penerima pupuk. Data penerima subsidi disinkronkan dengan data situs NIK dan database Kementerian Dalam Negeri. , Rabu (26 Agustus 2020).

Baca: Beberapa Karyawan Terkena Covid-19, Kementerian Pertanian Pastikan Tidak Mengunci Mereka

Zudan menjelaskan kesesuaian antara data lapangan dan kewarganegaraan merupakan kerja sama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian. Karena itu, lembaga dan kementerian lain juga harus mengikuti kerja sama bijak ini.

“Kami telah mendapatkan data jumlah penerima bantuan subsidi dari Kementerian Pertanian. Model ini harus digabungkan dengan departemen pemerintah lainnya sehingga“ Di depan mata kami, kami dapat memiliki kualitas data yang sangat baik seperti Amerika Serikat dan Jepang. Ia mengatakan di sana, petugas bisa melihat nomor ponsel anak, orang tua, dan anggota keluarga. “-Meski begitu, Zudan mengakui bahwa sistem registrasi saat ini tidak berkinerja terbaik. Perbaikan dan inovasi baru membuat semua rekaman lebih mudah. ​​

” Ini bukan pilihan terbaik, tapi kemajuan yang bagus sedang dibuat. Kita bisa melihat bahwa Kementerian Pertanian sendiri menyumbang 95%. Ia mengatakan, ke depan kami akan terus meningkatkan semua data instansi dan kementerian lainnya.

Terkait hal ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai data penerimaan bantuan yang dicatat Kementerian Pemerintah sejalan dengan data Kementerian Pendidikan.

Baca: Antisipasi Merebaknya Api dan Covid 19, Menteri Pertanian SYL Periksa Fasilitas Kementerian Pertanian

Dalam keterangannya, KPK memperkirakan Kementerian Pertanian sudah mengintegrasikan dua sumber data tentang petani dan sudah bekerja keras. Tingkatkan distribusi dan penggunaan kartu petani. Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga dapat mendorong setiap rencana bagi petani, mulai dari perencanaan hingga pendistribusian, untuk menggunakan data tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *