TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan referensi seluruh pejabat dan pelaku di kantor pusat dan daerah agar dapat menjalankan semua tugas resmi dan mengadopsi kebijakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan pada Kamis (5/11). ) Bertempat di Hotel Jambuluwuk Malioboro Yogyakarta, kegiatan sosialisasi regulasi di bidang transportasi laut tahun 2020 kembali digelar. Diusulkan pada tahun 2020 bahwa “Melalui sosialisasi Menteri Perhubungan, kita telah meningkatkan pemahaman kita tentang hak waralaba dan bentuk kerjasama lain untuk mencapai pengelolaan yang efektif dari hak waralaba pelabuhan”, Administrasi Umum Hukum dan Administrasi Umum Angkutan Laut dan ini Acara sosialisasi ini membahas tentang Peraturan PM Nomor 15 Tahun 2015 tentang Menteri Perhubungan yang melibatkan waralaba dan bentuk kerjasama lainnya antara pemerintah dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di industri pelabuhan. Administrasi Umum Angkutan Laut, Direktur Pelabuhan Subagiyo mengatakan, tema yang diangkat tahun ini menjadi salah satu perhatian utama Kementerian Perhubungan mendukung saya, yaitu bagi saya mendukung pelaksanaan fungsi pelabuhan dengan dukungan melalui konsesi dan bentuk kerja sama lainnya. Lalu lintas maritim, arus penumpang atau kargo yang lancar, aman dan teratur. Subagyo menegaskan: “Di wilayah ini (UPT), untuk memahami dan memperdalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.” Subagyo berharap dapat menambah wawasan seluruh peserta melalui kegiatan bakti sosial ini, dan dapat menjadi tugas penuntun dalam kegiatan sehari-hari, khususnya Itu dalam meningkatkan layanan. Keselamatan dan keamanan transportasi laut. ——Sementara itu, Kepala Bidang Hukum Totok Sukarno selaku ketua panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa acara ini mempertemukan sekitar 100 (seratus) peserta dari Kantor UPT, Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Tengah.

Pembicara dari Pelabuhan, Biro Hukum dan Biro KSLN, serta Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan, akan membahas konsesi departemen pelabuhan material terkait dan bentuk kerjasama lain antara pemerintah dan BUP di departemen pelabuhan.

“Setelah Yogya diadakan, kami akan kembali mengadakan bakti sosial yang sama bagi para peserta. Minggu depan, Dirjen Perhubungan Laut Indonesia Timur dan Tengah mengatakan:” kata Totok. —— Lebih lanjut, Totok menjelaskan bahwa meskipun sosialisasi bersifat tatap muka, banyak orang yang diundang untuk berpartisipasi. Pihak Semut selalu mengusulkan dan memprioritaskan pelaksanaan perjanjian ini. Menjadi sehat berarti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak tertentu. Selain itu, menurut Totok, pihaknya juga telah menyediakan tim media yang akan melakukan quick test seluruh peserta.

“Sebelum masuk ruangan, kami mengajak seluruh peserta untuk menerima quick test yang kami sediakan,” tutup Totok.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *