JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah telah mencanangkan kerja sama seluas-luasnya dengan semua pihak sejak awal yang prinsipnya transparansi, akuntabilitas dan hanya untuk memajukan koperasi dan UMKM di tanah air. Meningkat-Jumlah UMKM di Indonesia sekitar 64 juta, sehingga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki menjelaskan pada Selasa (26 Mei 2020): “Kami telah dan akan terus bekerja sama dengan platform e-commerce, stand tradisional, koperasi, lembaga pendidikan dan pelatihan.” Serta dalam pandemi Covid-19 Di masa yang akan datang, khususnya kerjasama dengan platform e-commerce, menggunakan sistem non APBN untuk mengembangkan UKM di tanah air melalui online dan offline serta pihak terkait lainnya. Dia menjelaskan, banyak laporan yang menunjukkan bahwa beberapa UMKM yang bertahan atau bahkan berkembang selama pandemi terhubung ke platform online. -Masing-masing menjaga aktivitas ekonomi saat ini, ”ujarnya. Bersama Tokopedia, Shopee, Lazada dan Bukalapak, mereka membantu membangun dan mempercantik booth dengan bantuan teknologi digital.

Baca: Serap UKM, paket dikirim Tas anyaman lebaran warna-warni menjadi trend baru-upaya ini juga bertepatan dengan kampanye #BanggaBuatanIndonesia yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan semakin banyak produk UMKM yang masuk ke platform e-commerce. Ini merupakan salah satu bentuk manfaat yang dihasilkan oleh ekonomi digital, yaitu: 1) keuntungan finansial melalui peningkatan penjualan; 2) penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi UMKM; 3) manfaat bagi pembeli, berpotensi menyelamatkan 11-25 ritel Persentase harga; 4) Kesetaraan sosial (social equality).

Ini adalah kesempatan bagi perempuan untuk melakukan aktivitas dan mendapatkan penghasilan melalui aktivitas di platform e-commerce. Saya senang menerima semua orang (termasuk Frater Farid ) Kritik, perhatian, atau kontribusi yang membangun. ”Kami melakukan refleksi kolaboratif untuk membantu UMKM kami bertahan dari Covid-19 dan melanjutkannya setelahnya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *