//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Pengadilan Negeri Tangerang, penanggung jawab PT, menyebut adanya intimidasi yang dilakukan serikat. EJI | daftar s128_www.s1288.net_s1288 net

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pada Kamis (16/7/2020), Pengadilan Negeri Tangerang di Banten menjatuhkan denda kepada manajer produksi PT yang mencurigakan. Bapak EJI X.Z. dan M.S. dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp150 juta atau 2 bulan penjara. Kedua pimpinan PT. EJI terbukti secara hukum dan melanggar hukum karena mengintimidasi pekerja / serikat pekerja. Plt. Dirjen PPK dan K3, Iswandi Hari Kementerian Ketenagakerjaan berada di Jakarta pada Jumat (17/7/2020).

Pjs PPK dan K3 Dirjen Iswandi Hari mengatakan, untuk mengatasi masalah pelanggaran UU Ketenagakerjaan, kita telah mencapai melalui pertimbangan prioritas Implementasi hukum pendidikan dan pencegahan. Iswandi mengatakan: “Jika dua langkah preventif diambil tetapi masih diabaikan atau diabaikan, maka penindasan terhadap Eustis akan dilakukan dalam bentuk tindakan hukum terhadap pengadilan.” Dalam putusan pengadilan tersebut, Penilaian kedua pelaku usaha tersebut melanggar Pasal 28 ayat (1) UU No. 21 tentang Pekerja / Serikat Buruh tahun 2000, yang berbunyi sebagai berikut: “Dilarang mencegah atau memaksa pekerja / pekerja untuk dilatih atau tidak. Melatih, mengurus atau tidak mengurus, menjadi anggota atau tidak menjadi anggota dan / atau menginstruksikan atau tidak menjalankan kegiatan serikat / serikat pekerja: a. Pemutusan hubungan kerja, skorsing sementara, penurunan pangkat atau mutasi kerja; b. Tidak ada pembayaran atau pengurangan upah pekerja / pekerja; vs. Intimidasi dalam bentuk apapun; melancarkan kembali kampanye menentang pendirian serikat pekerja / serikat buruh. “

Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 28 (1) dan Pasal 43, hukuman paling lama adalah penjara satu tahun, sampai dengan 5 tahun Pemenjaraan dan / atau denda. Minimal Rp. 100 juta sampai dengan Rp 500 juta. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *