Toronto TRIBUNNEWS.COM-Sebagai layanan publik berkualitas tinggi yang diberikan kepada WNI di luar negeri, KJRI Toronto secara khusus meluncurkan Rencana Layanan Konsuler (PANDU) Sabtu untuk Greater Toronto Area (GTA) dan Layanan Konsuler Prioritas untuk Warga Negara Indonesia (PERTIWI). — “PERTIWI adalah layanan prioritas bagi WNI yang tidak bisa datang ke KJRI karena sakit, cacat, usia lanjut atau wanita hamil. Staf KJRI akan langsung mengunjungi WNI untuk memberikan pelayanan kekonsuleran. Sementara itu, PANDU bertujuan agar kunjungan di hari biasa tidak memungkinkan. WNI di wilayah kerja Konsulat RI KJRI Toronto memberikan kesempatan, ‚ÄĚkata Konsul Jenderal RI Leonard F, Senin. 17/8/2020) .

KJRI Toronto telah memperhatikan banyak permintaan, terutama permintaan mahasiswa / mahasiswa untuk menambah jam layanan konsuler pada hari Sabtu.

Kedua skema inilah yang menjadi prioritas utama inovasi pegawai negeri.KJRI Toronto mengujinya di wilayah kerja KJRI Toronto dan mendapat apresiasi serta tanggapan positif dari warga negara Indonesia. –Kedua program tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan profesionalisme, dan pengembangan berkelanjutan tingkat pertama KJRI Toronto. Dalam waktu dekat, Surat Badan Keberlanjutan Indonesia juga akan meluncurkan “Rencana Layanan Elektronik Paspor, yang membutuhkan layanan jaringan / WNI yang paspornya telah diubah tidak dapat melengkapi dokumen yang dipersyaratkan secara online dan hanya perlu ke KJRI satu kali untuk proses biometrik. – Terdapat sekitar 4.800 WNI di wilayah kerja KJRI Toronto, termasuk 1.400 siswa .— Mahasiswa Papua adalah Indonesia Paskibra Konsulat Jenderal di Toronto-Pada peringatan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, terdapat 2 (dua) orang mahasiswa Papua dari Paskibra Konsulat Jenderal Indonesia di Toronto. Humber College di Toronto terus melanjutkan studinya. Bagi Yuliana Boseren dan Angeline Bowaire, ini adalah kali kedua menjadi Pasquibra di tahun 2020.– –Angelina bangga menjadi anggota Papua, dan berharap bisa membangun Papua setelah menyelesaikan studinya dengan mendirikan institusi kedokteran di Kanada seperti di negara maju. — Selain itu, ia juga berharap bisa menghadirkan Papua Industri pariwisata telah berkembang menjadi salah satu tujuan wisata turis mancanegara seperti Bali. Pemandangan alam Papua yang sedikit diketahui. Di saat yang sama, Yuliana, seorang jurusan Sumber Daya Manusia, berharap bisa menggunakan ilmunya untuk konservatif. Mentalitas orang Papua telah berubah menjadi open mind. Mendukung persatuan dan keragaman .

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Toronto menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswi sebagai Pasquibra KJRI Toronto tahun ini adalah penting. KJRI telah membuat komitmen nyata dan upaya dukungan kepada perempuan Indonesia, dengan tujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia senior di Indonesia dan Indonesia di masa mendatang. RI juga aktif dalam lomba memasak seperti nasi goreng, merangkai bunga dan tenis meja. Kegiatan sesuai dengan kesepakatan kesehatan COVID-19 pemerintah daerah Itu akan dilakukan secara terbatas di Konsulat Jenderal Indonesia di Toronto. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *