Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Badan Pembinaan Pemikiran Pancasila (BPIP) mendorong para guru Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) untuk menjadi duta dan memimpin Pancasila. Pasalnya, guru merupakan tulang punggung generasi penerus bangsa.

“Guru adalah tulang punggung kegiatan dan proses pendidikan. Guru hendaknya berperan aktif dalam penyelenggaraan pendidikan yang benar, terutama pada generasi penerus negara ideologi Pancasila,” Badan Pengembangan Ideologi Pancasila ( Kata Perwakilan Diklat (Diklat) BPIP pada 174 Guru PPKn Bimbingan Ideologi Pancasila di Bogor, Selasa (4 April 2020).

Penilaiannya, guru Diklat PPKn sangat penting. Karena guru dapat meningkatkan keterampilan dan keahliannya dalam memahami ideologi Pancasila.

“Guru mata pelajaran PPKn juga perlu mengembangkan dan meningkatkan keterampilannya sendiri, terutama dalam berideologi Pancasila, termasuk nilai, ilmu dan keterampilan. Ditegaskannya itu. Di saat yang sama, Direktur BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, pendidikan dan pelatihan pengembangan ideologi Pancasila sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup dan perkembangan Pancasila. Ideologi kerja.

“Guru adalah salah satu pilar penting PIP, karena peralatan guru memiliki Kontak langsung. Apalagi dalam berbagai persoalan pendidikan kita, seperti radikalisme, “kata Yudian Wahyudi. Acara dibuka. — Ia berharap para guru PPKn bisa membawa nuansa baru dalam pemajuan ideologi Pancasila .

” Saya berharap para guru yang mengikuti acara ini dapat meningkatkan ketrampilan, pengetahuan profesional, ketrampilan Ian PIP “, tegasnya.

Acara yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 7 Agustus 2020 kecuali pimpinan BPIP Selain partisipasi langsung dari BPIP, Kepala BPIP juga turut berpartisipasi. BPIP, Haryono, Wakil Ketua Riset BPIP FX, Ketua Indonesia Retirement and Peace Conference (ICRP) Adji Samekto, Direktur Pendidikan dan Pelatihan BPIP Siti Musdah Mulia, Wakil Presiden Sekolah Administrasi Nasional Widyaiswara Marsudi Sarwono, Kepala Perencanaan dan Pendidikan dan Pelatihan Kolonel Sus Kementerian Pertahanan (Kemhan) Ajarini Monse Salak. Dendi Tuwidanterse. – Di saat yang sama, salah satu peserta di Suharmi menyukai hal ini Kegiatan, karena pendidikan dan pelatihan tentang Ideologi Pancasila sangat bermanfaat bagi pendidik untuk diajarkan kepada siswa dan dipraktikkan. Suharmi mengatakan: “Saya sangat berterima kasih atas pelatihan ini karena sangat penting bagi saya sebagai seorang pendidik”. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *