Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kemenpora menyelenggarakan lomba senam antara unit Kemenpora dan mitranya. Lomba senam dibuka secara resmi oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto pada Jumat pagi (2020/7/20) di halaman kantor Kemenpora. Kompetisi senam dibagi menjadi dua kategori: di rumah (SAH) dan latihan duduk dan berdiri untuk lansia di rumah (DUILAH). -Setiap unit akan mengirim 4 orang untuk mengenakan pakaian olahraga dan mengikuti peraturan kesehatan.

Usai senam dibuka, Sesmenpora mengumumkan bahwa kegiatan senam ini merupakan kelanjutan dari surat imbauan Menpora kepada seluruh pimpinan kementerian dan lembaga pada Jumat pekan lalu. Dia juga presiden Kamar Dagang dan Industri. Intinya, saat pandemi Covid-19 kita harus sehat, makanya kita diminta tetap berolahraga setiap Jumat, ‚ÄĚkata Sesmenpora.

Menurutnya, era Krida Olahraga senam bukanlah hal baru, olah raga ini telah dimainkan selama beberapa tahun dan dapat dimainkan oleh siapa saja dan dimana saja.Para pegawai instansi, pemerintah dan instansi harus mengikuti ketentuan ini agar masyarakat dan pegawai kantoran dapat tetap sehat dan sehat Sehingga memperkuat daya tahan tubuh “, jelasnya.

Di saat yang sama, Penasehat Olahraga dan Kebudayaan Raden Isnanta (Raden Isnanta) menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian penting dari ajakan pemerintah dalam kampanye Hari Kridar. Hari ini mengapa kita mengadakan lomba senam, karena tujuannya untuk menginspirasi semangat karyawan, ASN dan stakeholders untuk mengadakan pelatihan senam bersama pada hari Jumat.

Ia melanjutkan, Kemenpora saat ini memiliki beberapa cabang olahraga yaitu: stay at home (SAH), senam DUILAH, dan senam Covid. Kami juga menyiapkan olah raga untuk lansia yaitu senam DUILAH. Kami juga memiliki latihan yang disebut “Senam Melawan Covid”. Latihan ini menghabiskan energi tubuh dan lingkungan kita. Latihan ini baik untuk orang yang diinstruksikan oleh Covid, dan juga baik untuk orang yang belum terbukti baik untuk pertahanan fisik. “(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *