TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan memastikan transportasi laut di Sulsel dan Sulbar berjalan lancar dan normal dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru. -Ini juga sesuai dengan surat edaran menteri. Transport SE 12 pada tahun 2020 melibatkan penerapan pedoman bagi personel transportasi laut untuk beradaptasi dengan komunitas yang produktif dan aman dari pandemi Covid-19 dalam proses beradaptasi dengan kebiasaan baru. Lalu lintas dan angkutan laut, Wisnu Handoko beberapa kali berkunjung ke Sulawesi Selatan dan disesuaikan dengan kebiasaan baru angkutan laut, Selasa (17/6/2020) .

Baca: Tiga pesawat kapal induk AS yang membawa ratusan jet tempur F-18 tiba di Laut China Selatan mengunjungi beberapa pelabuhan, antara lain: UPP kawasan Macini Baji-Biringkasi, UPP Garongkong-Awarange, KSOP Pare-Pare, UPP Tanjung Silopo , UPP Majene, K SOP Ma muju dan UPP Belang-Belang .

“Pemerintah berharap dengan lancarnya pemulihan transportasi laut, khususnya transportasi laut Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, akan mendorong merebaknya wabah tersebut. Pasca pemulihan kegiatan ekonomi normal di kawasan itu, kata Kapten Visnu. — Menurut Kapten Visnu, semua pelabuhan di Indonesia, termasuk pelabuhan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, sedang beradaptasi dengan kebiasaan baru. Selama ini, sebagai penggerak bisnis angkutan laut, kami harus terus beroperasi berdasarkan SOP prosedur kesehatan Covid-19, termasuk menjaga jarak, memakai masker dan sering melindungi tangan. Kapten Wisnu mengatakan: “Kebersihan daerah. Berkaitan dengan hal tersebut, Wisnu mengimbau personel lapangan dan operator kapal agar tegas menerapkan angkutan laut selama periode beradaptasi dengan kebiasaan baru guna meramalkan penyebaran pandemi Covid-19. — Baca: Peraturan Kementerian Perhubungan tentang kapasitas penumpang Memenuhi: Kehilangan penyedia transportasi-Wisnu berkeyakinan bahwa jika awak kapal atau calon penumpang di kapal tidak memenuhi ketentuan perjanjian SOP Covid-19, mereka akan dikerahkan dan tidak dapat melayani atau tidak diizinkan untuk naik ke kapal. — – “Kuncinya semua pihak adalah agen on-site yang baik, dan operator kapal serta masyarakat sendiri harus bersama-sama berkomitmen untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru ini dengan disiplin penuh agar bisa mengaplikasikan Wisnu, terus mengatakan bahwa perjanjian kesehatan Covid-19 membuat kegiatan angkutan laut lancar mendapatkan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *