TRIBUNNEWS.COM-Pada tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp540 miliar untuk Rencana Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Daerah (PISEW) sebagai bentuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur sosial. Rencana padat karya. 900 ruas jalan, total alokasi anggaran dapat menyerap 17 karyawan dari masing-masing lokasi, jangka waktu pelaksanaan sekitar 75 hari, sehingga total potensi penyerapan tenaga kerja PISEW tahun 2020 adalah 15.000 tenaga kerja. -Per 30 Agustus 2020, anggaran sudah tercatat.Pelaksanaan PISEW sudah membayar 73%, yaitu Rp 394,2 miliar yang sudah menjangkau 843 daerah dan menyerap 14.764 tenaga kerja. – Anggaran merupakan bagian dari rencana. Total anggaran yang dialokasikan kepada Kementerian PUPR program PKT (Uang Tunai) 34 provinsi di Indonesia adalah Rp 12,32 miliar, yang utamanya digunakan untuk membangun “infrastruktur guna mendukung produktivitas masyarakat pedesaan, sehingga Jadikanlah berpotensi memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat, ”kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Ia menambahkan, rencana tersebut juga bertujuan untuk mengalokasikan dana pembangunan ke desa-desa.

Salah satu lokasi pelaksanaan rencana PISEW dari Dinas PUPR adalah Pusat Prasarana Wilayah Provinsi Banten, Ditjen Cipta Karya, yang tersebar di 23 ruas jalan di Kabupaten Tangerang, Pandelangerang, Lebak dan Serang. Prasarana produksi pertanian dan industri serta memfasilitasi pengangkutan hasil pertanian oleh petani, perkebunan dan perikanan.

Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar di jalan-jalan atau pedesaan, seperti jembatan kecil, untuk meningkatkan kualitas sarana air minum dan sanitasi, baik untuk membangun infrastruktur pendukung produksi dan hasil pertanian, peternakan, perikanan, UMKM juga dapat didirikan Meningkatkan kapasitas produksi dan potensi lokal barang berkualitas tinggi untuk memberikan pendapatan.

Hingga saat ini, Departemen PUPR terus melakukan percepatan penyampaian rencana PKT termasuk PISEW untuk mengurangi pengangguran dan menjaga daya beli meskipun ketidakpastian ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19. Selain itu, berbagai kegiatan rencana PKT juga mendapat banyak manfaat dari masyarakat dan mendapat dukungan dari DPR RI. (***)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *