JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali mengucapkan terima kasih kepada Persatuan Pengusaha dan Profesi Nahdliyin (P2N) yang mengadakan diskusi publik online bertema “Pengusaha Milenial Berkepribadian” pada Rabu pagi (3/6/2020). Menurutnya, hal tersebut harus dilakukan secara konkrit agar generasi muda Indonesia khususnya Nahdrin berani menjadi wirausaha muda yang tangguh. Menpora dalam kata pengantarnya menyatakan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga khususnya Dinas Pemuda mempunyai rencana yang harus terus bekerja dengan semua kalangan.

“Kami menyambut banyak generasi muda yang berwirausaha untuk berpartisipasi” untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia. Ini harus digunakan dengan tepat “,” kata Menpola. “Saya juga berharap NU dan P2N dapat mengambil langkah-langkah konkrit untuk membangun ekonomi kerakyatan. Karena kita tahu bahwa salah satu tanggung jawab NU adalah memajukan pembangunan Indonesia. Ekonomi kerakyatan, jadi saya sangat senang P2NU NU ini ada. Kamu masih sangat muda. Ia mengatakan: “Rata-rata sangat kreatif dan inovatif. Dari segi demografi akan menjadi tumpuan negara ini.” Di Kementerian Pemuda dan Olahraga, kami memiliki rencana prioritas, salah satunya adalah mendorong kami Anak muda menampilkan kreativitas, inovasi, kemandirian dan daya saing. Di bidang bisnis, menurut saya ini adalah konsentrasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Karenanya, kami mendorong generasi muda kami untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, ”ungkapnya.“ Kegiatan ini sangat cocok untuk generasi milenial kita karena persaingan masa depan sangat ketat dan luar biasa. Baik di dalam maupun luar negeri. Kami di Kemenpora sangat ingin mempersiapkan generasi muda, apalagi perkembangan dunia bisnis sendiri yang luar biasa. Kapasitas ekonomi kaum milenial. Menpora berharap agar orang-orang kreatif bisa diterima, terutama di kalangan anak muda nahdliyin.

Acara ini juga dihadiri oleh Asrorun Niam, Wakil Presiden Pembinaan Pemuda Bidang Perekonomian PBNU, Umar Syah Hasan, Ketua P2N Witjaksono dan Sekjen P2N Soleh Rasyid. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *