SUBANG TRIBUNNEWS.COM-Menjelang Idul Adha 2020, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi unit pengolahan pakan dan kandang pembibitan, serta penggemukan sapi di Desa Neglasari, Kecamatan Subang Purwadadi, Minggu (Desember 2020) 12 Desember).

Area ini adalah area pengembangbiakan dan area berkembang dari Braman Corporation yang makmur.

Dalam hal ini, sekalipun saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi, Menteri Pertanian meminta para peternak untuk tetap berproduksi. : Untuk menggalakkan budidaya anggrek, Menteri Pertanian mendorong Eka Karya Flora perluas akses pasar – ia juga berharap para peternak tidak selalu mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi harus bisa memberikan pendampingan. Ia mengatakan: “Kami telah menyediakan unit pengolah pakan, dan unit pengolah pupuk harus digunakan dengan benar. Oleh karena itu, peternak tidak lagi mengharapkan bantuan pemerintah.”

Guna mewujudkan pembangunan seribu desa sapi perah, Menteri Pertanian berharap penggembala bisa memberikan pembinaan Bekerja secara komersial dan meningkatkan rata-rata jumlah pemilik sapi perah melalui Kredit Niaga Rakyat (KUR). — Baca: Panitia Keempat DPR Minta Kementrian Pertanian segera selesaikan 12 hal ini- “Dengan pinjaman KUR, hanya ada dua sampai tiga ekor sapi perah yang bisa terus tumbuh. Saya koordinasikan dengan pusat agar pihak pertanian Kur Bisa dua kali lipat, sebagai acuan, Brahman Sejahtera mencakup 16 wilayah, 66 desa dan 117 kelompok, dimana 66 kelompok aktif, jumlah penggembala 1.834, dan jumlah ternak 2.705 ekor, dengan rata-rata 2 sampai 2 ekor per ekor. 3. Menurut penanggalan nasional, Idul Adha akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2020, dan seperti biasa permintaan hewan kurban akan meningkat. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *