Maine TRIBUNNEWS.COM-Guna mempercepat penanganan pandemi COVID-19, Direktorat Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Departemen LHK memberikan dukungan kepada lembaga konservasi untuk menangani hewan.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ditutupnya lembaga perlindungan, yang berdampak pada penurunan pendapatan pengelola, terutama pendapatan dari makanan dan obat-obatan yang digunakan untuk hewan di organisasi perlindungan .

Dukungan ini telah diberikan Ini termasuk menjangkau dua (dua) organisasi pelestarian alam melalui Balai KSDA di Sumatera Utara, yaitu Kebun Binatang Taman Marg Satwa Medan dan Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan. — “Kami mengumpulkan data dari Organisasi Konservasi Alam di bawah kepemimpinan kami, dan dekan berkata:” Ini disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan membutuhkan pakan ternak dan dukungan penanganan obat. “Selama masa pemberian token, Balai Besar KSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi dilaksanakan di Kebun Binatang Taman Marga Satwa Medan pada hari Rabu 9 September 2020.) Sedangkan untuk Kebun Binatang Taman Marga Satwa Medan senilai Rp 70 juta. Bantuan yang diberikan berupa sembako diterima langsung oleh direksi Perusahaan Daerah (PD) untuk pengembangan lansekap perkotaan Kota Medan (Putrama Alkhari). -Sementara itu, bantuan diberikan kepada Yayasan Bodhicitta Mandala Medan berupa bantuan sembako dan pengobatan Untuk membantu Suaka Harimau Barumun senilai Rp. Ketua yayasan, Jondi, menerima £ 20 juta.

“Tujuan menyediakan makanan dan obat-obatan untuk hewan yang terinfeksi COVID-19 di organisasi konservasi adalah untuk memastikan bahwa hewan Dalam menjaga kelangsungan hidup dan kesejahteraan organisasi, Hotmauli .

Hotmauli memberikan penjelasan yang lebih detail.Bantuan ini mengacu pada Peraturan General Manager KSDAE tanggal 30 April 2020: P.1 / KSDAE / KKH / KSA.2 / Membeli makanan hewan dan obat hewan di lembaga perlindungan yang terkena dampak. COVID-19 .

“Dilihat dari jumlah bantuannya relatif kecil. Meski demikian, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban.” Kebun Binatang Medan dan Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan. Ini juga membantu mendorong pengelola untuk memperhatikan kesejahteraan hewan. Kata Hotmauli dalam sambutannya. Dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada KSDA Center di Sumatera Utara, serta mengeluarkan peringatan peringatan ini dan menginspirasi mereka untuk berbuat lebih baik lagi untuk meningkatkan kesejahteraan hewan. Kepada KSDA Sumatera Utara Balai ini berterima kasih atas bantuannya, dan berjanji untuk menggunakan dan mengelola bantuan ini seefektif mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan satwa Suaka Harimau Barumun Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Balai Taman Nasional Gunu Rase, Pengelolaan DAS Wampu Sei Ular Balai, Balai Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Medan II, BPKH I Wilayah Medan, Perhimpunan Kehutanan dan Kemitraan Lingkungan juga turut berpartisipasi. Wilayah Sumatera dan media.

Lembaga perlindungan yang bergerak dalam bentuk instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat Organisasi perlindungan satwa dan tumbuhan liar dikelola dalam bentuk instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. LHK Dinas KSDAE. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *