Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menegaskan pesatnya perkembangan industri musik membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan penting. Sudah saatnya industri musik menerapkan Standar Keterampilan Profesional Nasional Indonesia (SKKNI) untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif dan kompeten untuk memastikan produk yang disediakan sesuai dengan kebutuhan terkini industri musik. Menaker Ida mengatakan pada Jumat (14 Agustus 2020) usai menyerahkan Standar Keterampilan Kejuruan Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Musik dan Seni dan Program Sertifikasi Aula Multiguna Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta.

Program penyerahan dan sertifikasi bundel musik SKKNI telah diserahkan secara simbolis kepada Sri Hartini (Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan); Johny Maukar (Perwakilan Musisi / PAPPRI); Otto Sidharta (Perwakilan Tim Pencipta Musik SKKNI); Menteri Sumber Daya Manusia Ida dalam sambutannya mengatakan meski industri musik saat ini menjadi salah satu industri yang paling terdampak pandemi Covid-19 di dunia, namun pemerintah cukup optimis dengan pulihnya industri tersebut. Industri musik dapat segera diimplementasikan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan.

“Jika kita memiliki tenaga profesional berstandar terampil, seperti yang diusulkan SKKNI hari ini, maka pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan akan terlaksana dengan baik. -Penaker Ida berharap SKKNI bidang musik yang diajukan bisa ada di lembaga diklat Pelaksanaan, pelaksanaan sertifikasi keterampilan di bidang musik, musik, dan pengembangan sumber daya manusia bersinergi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Industri Kreatif dan Kemasyarakatan setempat. “Alasan terciptanya ekosistem ini bukan untuk Lupakan tentang menentukan keberlanjutan industri musik. Ia mengatakan, ekosistem ini juga bagian dari penciptaan dan perluasan kesempatan kerja. -Menaker Ida mengatakan bahwa industri musik yang menguntungkan akan dapat membantu menciptakan artis musik kreatif, sehingga melahirkan sumber ekonomi baru dan peluang kerja. .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *