TRIBUNNEWS.COM-Guna meningkatkan kemampuan agen dan pemangku kepentingan dalam melaksanakan regulasi tentang teknis penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di Indonesia yang diwajibkan oleh International Solid Bulk Cargo Regulations (IMSBC) Kementerian Perhubungan. – Administrasi Umum Angkutan Laut telah menyusun peraturan Menteri Perhubungan tentang penanganan dan transportasi kargo curah padat. -Penyusunan peraturan ini mencakup pengelolaan pelabuhan pengawasan padatan curah kargo Grup A, B dan C dalam kode IMSB. , Kapal Eksternal Camara Nusantara 2 Kementerian Perhubungan, Pengangkutan Sapi 550 Sapi-Direktur Penjaga Pantai dan Laut (KPLP) Ahmed dalam sambutannya mengatakan bahwa Menteri Perhubungan sedang mempersiapkan regulasi tentang bongkar muat dan pengangkutan kargo padat curah. Transportasi tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Ahmed mengatakan bahwa kepemimpinan KPLP adalah pelesetan. Saat merumuskan kebijakan, tanggung jawab dan tanggung jawab untuk menangani barang berbahaya harus berperan. Sebagai acuan pelaksanaan pengawasan penanganan barang berbahaya, maka pelaksanaannya harus diawasi. — “Pimpinan KPLP berusaha untuk mencapai tujuan ini dengan menggunakan peraturan baru yang disyaratkan oleh Peraturan Kargo Massal Padat Internasional (IMSBC) dan memperbarui pedoman yang ada untuk penanganan barang berbahaya.”

“Untuk Oleh karena itu, saya perintahkan semua peserta untuk saling mendukung dan berharap dapat bekerjasama, ā€¯lanjut Ahmed.

Sebelumnya, Heru Maryanto, Kepala Seksi Bandar Medal, dalam laporannya mengatakan: Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan kapal curah padat, terutama dalam pengangkutan bijih nikel dari pelabuhan Indonesia. . .

Hak Heru untuk mengungkapkan bahwa saat ini belum ada regulasi yang berasal dari “UU Pengapalan” No. 17 tahun 2008 yang secara khusus mengatur pengangkutan kargo curah padat dan prosedur penanganan kargo. Kargo curah sebelum pemuatan ke atas kapal, dan kewajiban dan tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam pemuatan kargo curah padat. LAN ditulis oleh Heru. -Acara ini diadakan selama tiga hari mulai tanggal 8 hingga 10 Juli 2020. Peserta yang turut serta dalam penyusunan draf PM ini berjumlah 36 orang yang terdiri dari pejabat dari Administrasi Umum Perkapalan. — Sebagai rujukan, kegiatan pelapor bertujuan untuk merumuskan rancangan peraturan Menteri Perhubungan tentang tata cara penanganan kargo tembaga padat di pelabuhan resmi Kementerian Perhubungan dan Direktorat Hukum dan KSLN. Departemen Transportasi. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *