Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Departemen Sumber Daya Manusia menyambut baik era adaptasi dengan kebiasaan baru dan mengkaji implementasi perjanjian kesehatan Covid-19 di banyak perusahaan / industri.

Kali ini, tim Ditjen Binwasnaker K3 Kemnaker dan K3 Kemnaker mengkaji persiapan pelaksanaan perjanjian sanitasi di gedung perkantoran bank swasta. Senin (08/10/2020) di Jabodetabek (Jalan MH Thamrin), Jakarta (Jalan MH Thamrin). Bapak Iswandi Hari, General Manager Binwasnaker dan K3, didampingi oleh Direktur Pengawasan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Ghazmahadi, Kementerian Ketenagakerjaan; Sesditjen Binwasnaker dan K3, Hery Setianto; Disnakertrans DKI Jakarta dan Khadik Triyanto, Kepala Departemen Pengawasan Energi.

Kali ini, tim mengunjungi layanan perbankan, penilaian mandiri pelanggan, lantai penyewa, operasional, dan kantin. Binwasnaker dan Managing Director K3 Iswandi Hari mengapresiasi perusahaan perbankan swasta nasional yang menerapkan perjanjian sanitasi melalui sistem transportasi vertikal (yaitu melalui jarak fisik dan sistem penilaian mandiri bagi pengunjung atau pengunjung). penilaian diri. Jika dilakukan dengan benar, para tamu akan dibagi ke dalam kategori kuning, hijau dan merah. Kalau merah tidak boleh, karena ada sesuatu. “Kategori kuning dan hijau bisa dimasuki,” kata Iswandi Hari. Saat menginspeksi area perkantoran, Iswandi Hari menilai apakah Kantor Bank Swasta Nasional telah menerapkan prosedur kebersihan yang baik.

Diantaranya, sebelum masuk kantor, cuci tangan dengan hand sanitizer, cek suhu tubuh, pakai masker, dan tandai pengunjung. – “Ternyata baru 30% karyawan yang direkrut yang sudah dimutasi. Saya pernah melihatnya di layanan pelanggan swalayan sebelumnya. Kapan pun pengunjung datang harus segera didesinfeksi. Semoga ini bisa menjadi panutan bagi kantor lain sehingga Gerakan semacam ini menjadi bukti bahwa memutus rantai Covid-19 bisa berhasil, “katanya. -Iswandi Hari berharap agar seluruh perusahaan dengan jumlah karyawan yang banyak dapat menerapkan regulasi kesehatan dengan baik. .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *